ANALISIS KORELASI RUANG TERBUKA HIJAU RNTERHADAP LUAS WILAYAH DAN JUMLAH PENDUDUK RNDI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KORELASI RUANG TERBUKA HIJAU RNTERHADAP LUAS WILAYAH DAN JUMLAH PENDUDUK RNDI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

ASADIA FITRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing I
Yulia Dewi Fazlina - 198607192015042002 - Dosen Pembimbing II
Zainabun - 195912071985032002 - Penguji
Darusman - 196210091987021001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1605108010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

As’adia Fitri. 1605108010043. Analisis Korelasi Ruang Terbuka Hijau Terhadap Luas Wilayah Dan Jumlah Penduduk Di Kota Banda Aceh. Dibawah bimbingan Muhammad Rusdi dan Yulia Dewi Fazlina.
RINGKASAN
Kawasan perkotaan merupakan suatu wilayah yang memiliki kegiatan utama bukan pertanian, tetapi mempunyai susunan fungsi sebagai daerah permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial serta kegiatan perekonomian. Daya tarik kota yang dapat memikat sebagian besar penduduk desa mendorong laju angka urbanisasi. Mengingat pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Kota Banda Aceh yang memacu peningkatan keperluan akan lahan, maka ketersediaan Ruang Terbuka Hijau harus menjadi satu dari sekian banyak hal yang harus diperhatikan. Masalah lingkungan hidup daerah perkotaan menarik untuk telusuri, salah satunya merupakan pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan Ruang Terbuka Hijau Eksisting, menganalisis luasan Ruang Terbuka Hijau berdasarkan luasan wilayah dan menganalisis luasan Ruang Terbuka Hijau berdasarkan jumlah penduduk. Penelitian ini berlokasi di Kota Banda Aceh. Pengolahan dan analisis data dilakukan pada Laboratorium Penginderaan Jauh dan Kartografi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dengan menggunakan Software Microsoft Office, Software SPSS dan Software ArcGIS. Tahapan pelaksanaan penelitian ini dimulai dari tahap persiapan, pengolahan citra, dan analisis data.
Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa luas Ruang Terbuka Hijau eksisting yang tersedia di Kota Banda Aceh yaitu seluas 1.219,96 Ha atau 20,38 %. Kemudian hasil analisis untuk luasan Ruang Terbuka Hijau berdasarkan luasan wilayah Kota Banda Aceh memiliki standar yaitu seluas 1.796,26 Ha, dan mendapatkan hasil untuk analisis korelasi nya yaitu berkorelasi atau saling berhubungan. Adanya hubungan antara Ruang Terbuka Hijau dengan luas wilayah menunjukkan arti bahwa semakin luas suatu wilayah maka kebutuhan untuk penyediaan Ruang Terbuka Hijau pun semakin meningkat. Selanjutnya untuk hasil analisis Ruang Terbuka Hijau berdasarkan jumlah penduduk Kota Banda Aceh memiliki standar yaitu seluas 540,64 Ha dan mendapatkan hasil untuk analisis korelasi nya yaitu tidak ada pengaruh yang signifikan antara jumlah penduduk dengan Ruang Terbuka Hijau eksisting. Hal tersebut memiliki arti bahwa keberadaan Ruang Terbuka Hijau saat ini sudah memenuhi untuk standar ketersedian Ruang Terbuka Hijau terhadap standar jumlah penduduk di Kota Banda Aceh.
Masalah lingkungan hidup daerah perkotaan salah satunya merupakan pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Berdasarkan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007, mengamanatkan penyediaan dan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) proporsi luasnya ditetapkan paling sedikit 30% dari total luas wilayah kota. Saat ini Kota Banda Aceh kekurangan Kawasan Ruang Terbuka Hijau seluas 576,30 Ha atau setara dengan 9,62% dari standar yang ditetapkan pemerintah. Maka dari itu, untuk mengatasi kekurangan tersebut dapat diatasi menggunakan cara intensifikasi dan ekstensifikasi. Penyediaan dari Ruang Terbuka Hijau juga tetap berpedoman pada tata ruang wilayah kota yang ada. Tanpa perencanaan yang baik, berbagai kegiatan yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan lahan tidak dapat dilaksanakan secara optimal.


Citation



    SERVICES DESK