DISTRIBUSI KARBON ORGANIK PADA BERBAGAI JENIS TANAH DENGAN KELERENGAN DAN TUTUPAN LAHAN BERBEDA DI KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DISTRIBUSI KARBON ORGANIK PADA BERBAGAI JENIS TANAH DENGAN KELERENGAN DAN TUTUPAN LAHAN BERBEDA DI KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

Emita Hermiza - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muyassir - 196404211993091001 - Dosen Pembimbing I
Hifnalisa - 196409111992032001 - Dosen Pembimbing II
Yadi Jufri - 196511271990091001 - Penguji
Zuraida - 196903101994032002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1505108010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Emita Hermiza. 1505108010010. Distribusi Karbon Organik pada Berbagai Jenis Tanah dengan Kelerengan dan Tutupan Lahan Berbeda di Kabupaten Gayo Lues. Dibawah bimbingan Muyassir sebagai pembimbing utama dan Hifnalisa sebagai pembimbing anggota


RINGKASAN

Kandungan C-organik tanah bervariasi melintasi bentang lahan dan terutama dipengaruhi iklim, tipe tanah, dan penggunaan lahan, selain itu kandungan C-organik tanah juga dipengaruhi oleh tutupan lahan di atasnya. perubahan fungsi lahan menjadi penggunaan lahan lainnya hingga berdampak berkurangnya keanekaragaman hayati, produktikvitas tanaman turun, dan berkurangnya kadar bahan organik tanah. Perubahan vegetasi ataupun tutupan lahan biasanya akan diikuti dengan perubahan pasokan serta tingkat dekomposisi bahan organik. C-organik tanah merupakan salah satu komponen tanah terpenting dalam penentuan kesuburan tanah. Distribusi C-organik ditentukan oleh jenis tanah, kelerengan, tutupan lahan, dan kedalaman lapisan tanah. Hal ini berpengaruh besar pada peranan sifat kimia, fisika, dan biologi terhadap kualitas tanah. Oleh karena itu pentingnya untuk mengetahui distribusi C-organik tanah pada masing-masing jenis tanah, kelerengan, dan tutupan lahan di Kabupaten Gayo Lues. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi C-organik pada berbagai jenis tanah, kelerengan, tutupan lahan, dan berdasarkan kedalaman lapisan tanah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai deskriptif dengan cara melakukan observasi lapangan yang disertai pengambilan sampel berdasarkan Satuan Peta Lahan (SPL), setiap SPL dilakukan pengambilan sampel sebanyak 3 titik yang kemudian di kompositkan. Analisis di Laboratorium menggunakan parameter berikut: C-Total, C-Bebas, C-Terikat Liat, dan C-Terikat Seskuioksida dengan penambahan beberapa parameter pendukung lainnya seperti pH, N, Rasio C/N, Tekstur, Respirasi, dan Total Mikroorganisme Tanah.
Penelitian dilaksanakan pada jenis tanah Podsolik Coklat dan Podsolik Merah Kuning dengan tutupan lahan hutan primer, hutan sekunder, semak belukar, dan kebun kopi dengan 3 kelas kelerengan 0-15% (bawah), 16-25% (tengah), dan >25% (atas) menunjukkan kadar C-organik yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Kandungan C-organik tanah Podsolik Coklat lebih tinggi dibandingkan Podsolik Merah Kuning. Kandungan C-organik kelerengan 16-25% lebih tinggi dibandingkan kelerengan 0-15% dan >25% baik pada jenis tanah Podsolik Coklat maupun Podolik Merah Kuning. Kandungan C-organik tutupan lahan hutan primer lebih tinggi dibandingkan tutupan lahan hutan sekunder, kebun kopi, dan semak belukar. kandungan C-organik tertinggi terdapat pada tutupan lahan hutan primer dengan kelerengan >25% dibandingkan dengan kelerengan 0-15% dan 16-25% dan tutupan lahan hutan sekunder, kebun kopi, dan semak belukar. Setiap jenis dan kedalaman tanah memiliki jumlah karbon yang berbeda, baik pada kelerengan 0-15%, 16-25%, dan >25% masing-masing pada hutan primer, hutan sekunder, semak belukar, dan kebun kopi.

Citation



    SERVICES DESK