KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN VERIFIKASI KLASIFIKASI TANAH ALUVIAL, REGOSOL, DAN LITOSOL MENURUT SISTEM SOIL TAXONOMY RNDI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN VERIFIKASI KLASIFIKASI TANAH ALUVIAL, REGOSOL, DAN LITOSOL MENURUT SISTEM SOIL TAXONOMY RNDI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

AYU ARA PUTRI GAYO - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Teti Arabia - 196109141986022001 - Dosen Pembimbing I
Zainabun - 195912071985032002 - Dosen Pembimbing II
Teuku Alvisyahrin - 196203301988111003 - Penguji
Manfarizah - 196809081993032003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1705108010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ayu Ara Putri Gayo. 1705108010015. Karakterisasi Morfologi dan Verifikasi Klasifikasi Tanah Aluvial, Regosol, dan Litosol Menurut Sistem Soil Taxonomy di Kabupaten Aceh Besar. Di bawah bimbingan Teti Arabia sebagai ketua dan Zainabun sebagai anggota.

RINGKASAN

Padanan tanah Entisol di lahan kering menurut Klasifikasi Tanah Nasional adalah Aluvial (Fluvent), Regosol (Psamment), dan Litosol (Orthent). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan karakterisasi morfologi dan verifikasi klasifikasi tanah Aluvial, Regosol dan Litosol menurut sistem Soil Taxonomy. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode survai deskriptif kuantitatif yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, persiapan, survai lapangan, pembuatan pedon tanah dan menentukan klasifikasi tanah sementara, pengambilan tanah, analisis laboratorium dan analisis data.
Karakterisasi morfologi pada pedon Aluvial di Desa Limpok terdiri dari horison O, A, Bw dan C dengan ketebalan pedon tanah mencapai 130 cm. Warna tanah dari dark brown (coklat gelap) hingga yellowish brown (coklat kekuningan). Struktur tanah gumpal membulat, kelas tekstur liat berpasir hingga lempung liat berpasir. Horison penciri atas yaitu epipedon umbrik, dengan tebal horison 18 cm, value dan chroma 3 dan 3, kandungan C-organik 0,68% dan kejenuhan basa 24,35%. Horison penciri bawah yaitu kambik karena bertekstur liat berpasir, telah terbentuk struktur gumpal membulat. Klasifikasi tanah Aluvial dikategorikan ordo Inceptisol, subordo Udept karena memiliki rejim kelembaban udik yang memiliki penampang kontrol kelembaban tanah tidak kering selama 90 hari kumulatif dalam tahun-tahun normal, great group Dystrudept karena memiliki nilai KB rendah yaitu berkisar 24,35 - 25,40%, dan subgrup Fluventic Dystrudept karena terletak pada lereng < 25%, terdapat penurunan kandungan C-organik secara tidak teratur diantara kedalaman 25 cm dan 125 cm di bawah permukaan tanah mineral atau kontak densik, litik, atau paralitik.
Karakterisasi morfologi pada pedon Regosol di Desa Durung terdiri dari lapisan I dan II, dengan ketebalan pedon tanah mencapai 125 cm. Warna tanah pada kedua lapisan adalah dark olive brown (coklat zaitun gelap). Struktur tanah lepas. Kelas tekstur pasir. Horison penciri atas yaitu okrik, kandungan C-organik dengan nilai di bawah limit terkecil, warna tanah terang dengan value lembab > 3 yaitu 3, kering > 5 yaitu 5. Tidak ditemukan horison penciri bawah. Klasifikasi tanah Regosol dikategorikan ordo Entisol, subordo Psamment karena memiliki tekstur tanah pasir halus berlempung atau lebih kasar pada semua lapisan, great group Udipsamment karena memiliki rejim kelembaban udik yang memiliki penampang kontrol kelembaban tanah tidak kering selama 90 hari kumulatif dalam tahun-tahun normal, dan subgrup Typic Udipsamment karena memiliki sifat serupa dengan great group nya yaitu memiliki tekstur pasir dan rejim kelembaban udik.
Karakterisasi morfologi pada pedon Litosol di Desa Ie Seum terdiri dari horison A sampai ketebalan 18 cm dan C dengan ketebalan > 18 cm . Warna tanah kedua horison yaitu very dark brown (coklat sangat gelap) dan very pale brown (coklat sangat pucat). Struktur tanah gumpal bersudut. Kelas tekstur liat berpasir dan pasir berlempung. Horison penciri adalah epipedon umbrik, tebal horison A 18 cm, value dan chroma yaitu 2 dan 5, kandungan C-organik 1,14% dan kejenuhan basa 22,99%. Tidak ditemukan horison penciri bawah. Klasifikasi tanah dikategorikan ordo Entisol, subordo Orthent karena biasa terdapat di lereng yang curam atau sering disebut tanah yang sangat dangkal, great group Udorthent karena rejim kelembaban udik yang memiliki penampang kontrol kelembaban tanah tidak kering selama 90 hari kumulatif dalam tahun-tahun normal, dan subgrup Lithic Udorthent karena mempunyai kontak litik di dalam 50 cm dari permukaan tanah mineral.

Citation



    SERVICES DESK