KAJIAN KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH DI AREAL YANGRNBELUM DAN SUDAH DITANAMI NILAM DI DESA TEUNGOH GEUNTEUTRNLHOONG ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH DI AREAL YANGRNBELUM DAN SUDAH DITANAMI NILAM DI DESA TEUNGOH GEUNTEUTRNLHOONG ACEH BESAR


Pengarang

MEILIA SANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Teti Arabia - 196109141986022001 - Dosen Pembimbing I
Zainabun - 195912071985032002 - Dosen Pembimbing II
Manfarizah - 196809081993032003 - Penguji
Sufardi - 196211171987021001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1705108010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)



Meilia Santi. 1705108010008. Kajian Karakteristik dan Klasifikasi Tanah di Areal yang
Belum dan Sudah Ditanami Nilam di Desa Teungoh Geunteut Lhoong Aceh Besar. Di
bawah bimbingan Teti Arabia dan Zainabun.
RINGKASAN
Tanah adalah kumpulan benda-benda alam yang menempati sebagian besar
permukaan bumi yang memiliki sifat bervariasi, yaitu terdiri dari sifat fisika, kimia dan
biologi. Rata-rata jenis tanaman nilam sebaiknya ditanam dijenis tanah Aluvial, Regosol,
atau Latosol untuk menghasilkan minyak yang baik dengan kemasaman tanah pH 5,5 - 7
ubtuk pertumbuhan yang maksimal. Ada tiga jenis varietas nilam di Aceh yaitu varietas
nilam Tapaktuan, Lhokseumawe dan Sidikalang. Teungoh geunteut merupakan sebuah
desa yang berada di Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar dimana daerah tersebut
merupakan daerah yang dekat dengan gunung sehingga kurang cocok ditanami tanaman
nilam dikarenakan memiliki kelerengan < 25%. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui
karakteristik dan klasifikasi tanah di areal yang belum dan sudah ditanami nilam di Desa
Teungoh Geunteut Lhoong Aceh Besar.
Penelitian ini dilaksanakan di areal yang belum dan sudah ditanami nilam di Desa
Teungoh Geunteut Lhoong Aceh Besar. Analisis sifat fisika dan kimia tanah dilakukan di
Laboratorium Fisika Tanah dan Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas
Syiah Kuala, serta Laboratorium Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh. Penelitian
ini dilaksanakan selama 3 bulan terhitung dari bulan September - Desember 2021.
Hasil penelitian menunjukkan karakteristik morfologi dan klasifikasi tanah pada
lahan yang belum ditanami nilam: epipedon okrik dengan ketebalan 27 cm dan mempunyai
value ≥ 3 (4), chroma ≥ 3 (6), kandungan C-organik < 0,6% (0,48%), kejenuhan basa <
50% (27,14%), horizon penciri bawah yang dijumpai kambik karena memiliki tekstur pasir
sangat halus dan tanah tidak keras, ketebalan horizon lebih dari 15 cm (27 cm), horizon
tidak mengalami kondisi aquik dan memiliki kandungan % liat yang lebih besar dari
horizon yang berada di atas maupun di bawahnya. Ordo dikategorikan Inceptisol, subordo
dikategorikan Udept karena memiliki regim kelembaban tanah udik, yaitu dijumpai pada
daerah dengan curah hujan merata dan cukup sepanjang tahun, penampang kontrol
kelembaban tanah tidak kering selama 90 hari kumulatif dalam tahun-tahun normal, great
group Dystrudept karena memiliki KB < 50% (27,14%), dan subgrup Fluvaquentic
Dystrudept karena memiliki lereng kurang dari 25% (8%) dan penurunan karbon organik
secara tidak teratur (0,48; 0,48; 0,32; 0,66%). Karakteristik morfologi dan klasifikasi tanah
pada lahan yang sudah ditanami nilam: epipedon okrik dengan ketebalan < 18 cm (15 cm)
dan mempunyai value ≥ 3 (3), chroma ≥ 3 (4), kandungan C-organik < 0,6% (0,50%),
kejenuhan basa < 50% (6,79%), horizon penciri bawah yang dijumpai kambik. Ordo
dikategorikan Inceptisol, subordo dikategorikan Udept, great group Dystrudept karena
memiliki KB < 50% (6,79%), dan subgrup Fluvaquentic Dystrudept karena memiliki
lereng kurang dari 25% (18%) dan penurunan karbon organik secara tidak teratur (0,50;
0,58; 0,74; 0,08; 0,50%).

Citation



    SERVICES DESK