KONFLIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT ATAS KEBERADAAN PT BATUBARA ENERGI LESTARI DI DESA PAYA UDEUNG KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KONFLIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT ATAS KEBERADAAN PT BATUBARA ENERGI LESTARI DI DESA PAYA UDEUNG KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

SAFRIZAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bukhari - 197505242009121001 - Dosen Pembimbing I
Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Dosen Pembimbing II
Khairulyadi - 197705302010121001 - Penguji
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1610101010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Imu Sosial dan Politik., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik sosial ekonomi masyarakat yang terjadi atas kehadiran PT. Bara Energi Lestari di Desa Paya Udeung Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya serta dampak yang ditimbulkan karena adanya konflik tersebut. Untuk menganalisa fenomena tersebut penelitian ini menggunakan Teori Konflik Ralf Dahrendorf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun hasil pembahasan yang ditemukan dalam penelitian ini terdapat dinamika pada konflik masyarakat Desa Paya Udeung dengan PT BEL yaitu pra konflik, konfrontasi, krisis atau puncak konflik dan pasca konflik. Pada masa pra konflik, masyarakat merasa mereka telah menunggu lama agar PT Batubara Energi Lestari dapat menepati kesepakatan yang telah mereka buat, adapun kesepakatan tersebut berupa penerimaan beasiswa, rekrutmen putra/putri daerah, perbaikan jalan dan jembatan. Kemudian polusi udara yang diakibatan dari aktivitas tambang, hal ini yang menjadi pemicu kemarahan warga atau yang disebut dengan konfrontasi. Dengan tidak adanya tindakan dari PT BEL, masyarakat berinisiatif melakukan pemblokade jalan. Namun hingga saat ini meskipun konflik sudah mereda tetapi permasalahan yang terjadi belum dapat terselesaikan. Hal ini disebabkan terdapat salah satu kelompok yang mengalah yaitu kelompok konflik. Adapun dampak konflik yang terjadi bagi kelompok kepentingan (PT BEL) yaitu reputasi PT BEL yang menurun dan tidak ada kepercayaan masyarakat lagi terhadap perusahaan. sedangkan bagi warga Desa Paya Udeung yaitu, polusi udara yang mengganggu masyarakat terus menerus, masyarakat merasa tidak aman melewati jembatan, akses jalan di Desa Paya Udeung yang semakin rusak, tidak merasakan adanya pertumbuhan ekonomi dengan adanya PT BEL, dengan fasilitas yang sudah tidak memadai, desa ini menjadi desa yang tertinggal di banding desa lainnya disekitaran Kecamatan Sueunagan, berkurangnya Batubara karena dieksploitasi terus menerus. bentuk konflik ini terjadi karena adanya kelompok yang berkuasa atau dominasi (domination) dan yang dikuasai (submission).
Kata Kunci: Konflik, Masyarakat, PT BEL

ABSTRACT This study aims to examine the socio-economic conflicts of the community that occurred in the presence of PT. Bara Energi Lestari in Paya Udeung Village, Seunagan District, Nagan Raya Regency and the impact caused by the conflict. To analyze this phenomenon, this study uses Ralf Dahrendorf's Conflict Theory. This study uses a qualitative method with a case study approach. The results of the discussion found in this study are the dynamics of the conflict between the Paya Udeung Village community and PT BEL, namely pre-conflict, confrontation, crisis or peak conflict and post-conflict. In the pre-conflict period, the community felt that they had waited a long time for PT Batubara Energi Lestari to fulfill the agreement they had made, while the agreement was in the form of receiving scholarships, recruiting local men/women, repairing roads and bridges. Then the air pollution that results from activities, this is what triggers citizen conflicts or what is called confrontation. With no action from PT BEL, the community took the initiative to block roads. However, until now, although the conflict has subsided, the problems that occur have not been resolved. This is because there is one group that succumbs, namely the conflict group. As for the impact of the conflict that occurred for the interest group (PT BEL), namely the declining reputation of PT BEL and the lack of public trust in the company. while for residents of Paya Udeung Village, namely, air pollution that disturbs the community continuously, people feel unsafe crossing the bridge, access roads in Paya Udeung Village are damaged, do not feel any economic growth with the existence of PT BEL, with inadequate facilities, village This is a village that is left behind in other villages around Sueunagan Subdistrict, Coal Reduction due to continuous exploitation. This form of conflict occurs because of the group in power or domination (domination) and those who are controlled (submission). Keywords: Conflict, Community, PT BEL

Citation



    SERVICES DESK