PENGEMBANGAN MEMBRAN ADSORPSI MAGNESIUM SILIKAT (MAGNESOL) UNTUK PEMURNIAN BIODIESELRNDARI ANGKA ASAM DAN KADAR SABUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGEMBANGAN MEMBRAN ADSORPSI MAGNESIUM SILIKAT (MAGNESOL) UNTUK PEMURNIAN BIODIESELRNDARI ANGKA ASAM DAN KADAR SABUN


Pengarang

Nurfitriana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0808103010016

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Membran adsorpsi magnesol telah dibuat dari polimer yang dicampurkan dengan partikel magnesol melalui metode pembalikan fasa. Membran adsorpsi terbaik diperoleh pada komposisi 3% khitosan, 15% DMF dan 60% loading adsorben. Membran ini mempunyai porositas 34,17%, derajat pengembangan 51,91 % dan fluks air 224,5 L/m2jam. Aplikasi membran adsorpsi dapat menurunkan angka asam dan kadar sabun dalam biodiesel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada waktu kontak 60 menit angka asam yang terse rap sebanyak 81,12% dan tersisa sebanyak 0,202 mg/g sudah sesuai dengan baku mutu SNl, sedangkan kadar sabun yang terserap sebanyak 86,74% dan tersisa sebanyak 69,3 ppm untuk sabun kalium oleat dan sabun natrium oleat terserap sebanyak 86,73% dan tersisa sebanyak ppm 65,9 belum sesuai dengan baku mutu. Hasil regenerasi membran menunjukkan pelarut metanol lebih baik: dibandingkan dengan etanol. Membran yang telah diregenerasi dapat digunakan kernbali untuk menurunkan angka asam dan kadar sabun dalam biodiesel. Membran adsorpsi magnesol dapat menjadi metode alternatif untuk pemumian biodiesel.

Kata kunci: biodiesel, membran adsorpsi, khitosan, magnesol, angka asam, sabun


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK