EFEKTIVITAS EDUKASI MANAJEMEN STRES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS EDUKASI MANAJEMEN STRES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD MEURAXA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Muzaiyana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Husna - 197606262003122003 - Dosen Pembimbing I
Devi Darliana - 197810072002122003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1812101010138

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.462 4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) sangat rentan mengalami stres yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti dukungan keluarga yang rendah, pengetahuan yang kurang, lama menderita DMT2 dan pekerjaan. Oleh karena itu pasien DMT2 memerlukan manajemen stres untuk menurunkan tingkat stres yang dialami sehingga kadar gula darah dapat terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efektifitas edukasi manajemen stres pada pasien DMT2 selama pandemi COVID-19 di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif komparatif dengan desain quasi eksperiment study. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 60 responden, 30 responden pada kelompok intervensi dan 30 responden pada kelompok kontrol. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) terdiri dri 10 pernyataan dalam skala likert. Data dianalisis menggunakan uji bivariat dengan menggunakan Man-Whitney U test dan Wilcoxon sign test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh efektifitas edukasi manajemen stres terhadap tingkat stres pada pasien DMT2 selama pandemi COVID-19 di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Kesimpulan berdasarkan penelitian tersebut maka strategi manajemen stres terdiri dari dukungan sosial, aktivitas fisik, mengembangkan kesadaran diri, teknik relaksasi, praktik spiritual, dan humor dapat menurunkan tingkat stres pada pasien DMT2 selama pandemi COVID-19.

ABSTRACT Patients with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) are very susceptible to stress which can be caused by several factors such as low family support, lack of knowledge, long suffering from diabetes and work. Therefore, Pasien with T2DM require stress management to reduce the level of stress experienced so that blood sugar levels can be controlled. The purpose of this study was to assess the effectiveness of stress management education in patients with T2DM during the COVID-19 pandemic at the Meuraxa Hospital, Banda Aceh. Type of research used a comparative descriptive design with a quasi-experimental study. Sampling with purposive sampling technique as many as 60 respondents, 30 respondents in the intervention group and 30 respondents in the control group. The data collection tool was a Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire consisting of 10 statements on a Likert scale. Data was analyzed using bivariate test using Man-Whitney U test and Wilcoxon sign test. The results showed that there was an effect of the effectiveness of stress management education on stress levels in patients with T2DM during the COVID-19 pandemic at Meuraxa Hospital, Banda Aceh. The conclusion based on this research is that stress management strategies consisting of social support, physical activity, developing self-awareness, relaxation techniques, spiritual practices, and humor can reduce stress levels in T2DM patients during the COVID-19 pandemic.

Citation



    SERVICES DESK