GAMBARAN SAFETY CULTURE DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN SAFETY CULTURE DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

ANNA FADHILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rachmah - 198504082019032017 - Dosen Pembimbing I
Anda Kamal - 198005272008041101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1812101010093

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Safety culture di rumah sakit sangat besar pengaruhnya terhadap citra, tanggung jawab sosial, moral, serta kinerjanya dan untuk menciptakan rumah sakit menjadi tempat yang aman, nyaman demi kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran safety culture di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian ini descriptive research dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian dengan jumlah 54 responden, dengan teknik accidental sampling dan data penelitian diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner baku (HSPSC) yang dikembangkan oleh Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran safety culture berada pada kategori baik (79%) yang terbagi dalam 10 dimensi, yaitu kerjasama tim berada pada kategori baik (91,4%); kepegawaian dan kecepatan kerja berada pada kategori sedang (59,7%); pembelajaran organisasi untuk perbaikan berkelanjutan berada pada kategori baik (86%); respon ketika terjadi kesalahan berada pada kategori baik (75,9%); supervisor mendukung keselamatan pasien berada pada kategori baik (85,1%); komunikasi tentang terjadinya kesalahan berada pada kategori baik (84,6%); keterbukaan komunikasi berada pada kategori baik (89,9%); jumlah laporan kesalahan berada pada kategori sedang (51,5%); manajemen rumah sakit mendukung keselamatan pasien berada pada kategori baik (76,6%); pergantian tugas dan pertukaran informasi berada pada kategori baik (89,7%). Direkomendasikan kepada manajemen rumah sakit supaya mempertahankan safety culture yang sudah baik dan meningkatkan kepegawaian dan kecepatan kerja serta budaya pelaporan kepada pegawai guna untuk mempertahankan dan meningkatkan safety culture.

Kata kunci : Safety Culture, Rumah Sakit Pendidikan, AHRQ

ABSTRACT Safety culture in a hospital dramatically affects the image, social responsibility, morals, and hospital’s performance in establishing a safe and comfortable place for the patients’ recovery. This research aimed to find an overview of safety culture in the Education Hospital of Universitas Syiah Kuala. The type of research is descriptive research with a cross-sectional study design. The samples are 54 respondents chosen by accidental sampling technique, and the data was obtained from distributing a questionnaire to the respondents. The data collection instrument used a standard questionnaire developed (HSPSC) by the Agency for Healthcare Research and Quaility (AHRQ). The result of the research showed that the overview of safety culture is in a good category (79%), divided into ten dimensions. The teamwork dimensions good category (91,4%); staffing and work pace (59,7)%; organizational learning continuous improvement (86%); response to error (75,9)%; supervisor, manager, or clinical leader support for patient safety (85,1)%; communication about error (84,6)%; communication openness (89,9)%; reporting patient safety events (51,5)%; hospital management support for patient safety (76,6)%; handoffs and information exchange (89,7)%. It is recommended for the hospital management in order to maintain a safety culture and improve staffing and work pace with the reporting culture for staff to maintain and enchance the safety culture. Keywords : Safety culture, education hospital, AHRQ

Citation



    SERVICES DESK