Desri Luhonna. ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MEURAXA ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MEURAXA. Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Latar belakang: rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna dari pelayanan rawat inap, jalan, dan gawat darurat. tingkat cedera petugas kesehatan di sektor ini sama dengan atau lebih tinggi daripada di industri lain yang secara umum dianggap berbahaya. bahaya atau ancaman diklasifikasikan menjadi biologis, fisik, ergonomis, bahan kimia, dan risiko psikologis. perlindungan terhadap risiko keselamatan dan kesehatan kerja di rs harus menjadi perhatian utama sebagai upaya peningkatan produktifitas kerja yang berimplikasi pada mutu pelayanan di rs tersebut. hal ini mendorong peneliti untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan sikap petugas kesehatan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di rsud meuraxa jika ditinjau dari segi unit kerja, lama kerja, tingkat pendidikan, pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (k3rs), kapasitas kerja dan beban kerja.tujuan: mengetahui faktor risiko yang

Baca Juga : GAMBARAN PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT KOTA BANDA ACEH (RAHMI SAFITRI, 2021) ,

Baca Juga : PENGETAHUAN DAN SIKAP TENAGA KESEHATAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) PIDIE JAYA TERHADAP KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI RISIKO BANJIR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) PIDIE JAYA TERHADAP KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI RISIKO BENCANA BANJIR (FAKHRURRAZI, 2016) ,

erhubungan dengan sikap petugas kesehatan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja di rsud meuraxa. metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. hasil: terdapat hubungan antara lama kerja, unit kerja, beban kerja, tingkat pendidikan, dan pelatihan kerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. kesimpulan: faktor risiko yang paling berpengarug terhadap keselamatan dan kesehatan kerja adalah unit kerja di rawat

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : desri.luhonna@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

HUBUNGAN BEHAVIOR-SPECIFIC COGNITIONS AND AFFECT DALAM PENGGUNAAN ALAT PERLINDUNGAN DIRI DENGAN MASALAH KESEHATAN DAN KECELAKAAN KERJA PADA PETUGAS KEBERSIHAN DI KOTA BANDA ACEH (SYARIFAH YETI FAKHRINA, 2017) ,

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS MEURAXA BANDA ACEH TENTANG PELAYANAN KESEHATAN PASCABENCANA (Cut Rizki Amelia, 2016) ,

KAJIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN KRUENG KEUREUTO DI KABUPATEN ACEH UTARA (Helmi, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi