ewi Sapriyani. BEBERAPA HAMBATAN MAHKAMAH SYAR'IYAH DALAM MEMBERI PUTUSAN TERHADAP SENGKETA PEMBAGIAN HARTA WARISAN (STUDI KASUS PADA MAHKAMAH SYAR'IYAH KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Mahkamah syar'iyah merupakan salah satu lembaga yang menerima, memeriksa dan mengadili setiap perkara yang diajukan kepadanya, dengan mempergunakan hukum-hukum yang ada dalam al-qur'an dan hadis serta ijtihad ulil amri dalam menyelesaikan masalah-masalah yang diajukan kepadanya, mahkamah syar'iyah banyak mengalami hambatan-hambatan, khususnya hambatan dalam memberi putusan terhadap sengketa pembagian harta warisan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya sengketa pembagian harta warisan yang diajukan penyelesaiannya ke mahkamab syar'iyah, hambatan yang dialami mahkamah syar'iyah dan faktor penyebab adanya hambatan, serta cara mabakamah syar'iyah dalam mengatasi hambatan-hambatan yang diajukan kepadanya. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) dan field research (penelitian lapangan). penelitian kepustakaan dilakukan dengan pengumpulan data melalui kepustakaan untuk mendukung

Baca Juga : STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH SIGLI NOMOR 59/PDT.G/2013/MS-SGI TENTANG SENGKETA HARTA BERSAMA. (Nova Ramadhani. S, 2017) ,

Baca Juga : PENYELESAIAN PERKARA FARAID MELALUI MEDIASI (STUDI PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH JANTHO) (SITI FAUZIANI, 2016) ,

ian dilapangan., sedangkan penelitian dilapangan dilakukan dengan pengumpulan data dengan cara terjun langsung kelapangan untuk memperoleh data yang diperlukan dengan instrumen pengumpulan data adalah wawancara. yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah para hakim yang ada di mahkamah syar'iyah kota banda aceh. dari hasil penelitian menunjukkan bahwa mahkamah syar'iyah kota banda aceh banyak mengalami hambatan dalam menyelesaikan masalah pembagian harta warisan. hambatan yang sering dialami mahkamah syar'iyah pada umurnnya datang dari luar mahkamah itu sendiri, seperti tergugat jauh dari tempat pengadilan, tergugat meninggal dunia, tergugat lebih dari satu orang, tergugat tidak hadir, dan salah satu penggugat meninggal dunia. sedangkan cara mahkamah syar'iyah dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah, jika penggugat jauh dari tempat pengadilan maka mahkamah syar'iyah menyuratinya, jika tergugat meninggal dunia maka digantikan oleh walinya, jika tergugat lebih dari satu orang maka hakim memilih salah seorang diantara mereka, jika tergugat tidak hadir maka hakim menyampaikan melalui jurusita, dan jika salah satu penggugat meninggal dunia, perkara tersebut tetap

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH LHOKSUKON NOMOR 43/PDT.G/2011/MS-LSK TENTANG PENERAPAN ASAS NEBIS IN IDEM (T. Nanda Aditya Munandar, 2016) ,

PENYELESAIAN SENGKETA PEMBAGIAN WARISAN YANG DILAKSANAKAN DALAM WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH, (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH) (Fanny Mayanda, 2015) ,

STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH SIGLI NOMOR: 291/PDT.G/2013/MS-SGI TENTANG PEMBAGIAN HARTA WARISAN (Zia Ul Haq, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi