Mahsura. MEKANISME KOPING KELUARGA MERAWAT ANAK USIA SEKOLAH YANG MENGALAMI RETARDASI MENTAL DI SDLB NEGERI BAMBI KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE TAHUN 2010. Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Anak retardasi mental memiliki kemampuan intelektual yang rendah yang membuat anak mengalami keterbatasan dajam bidang ketrampilan, komunikasi, perawatan diri, kegiatan sehari-hari, kesehatan, keselamatan dan akademis (cahyaningrum, 2004). orang tua yang memiliki anak retardasi mental membutuhkan perawatan khusus, butuh pengetahuan, kesabaran, dan bimbingan yang spesifik. oleh sebab itu, orang tua perlu menyesuaikan dirinya dengan kehadiran anak yang berbeda dengan anak lainnya. ada 2 koping keluarga dalam merawat anak usia sekolah yang mengalami retardasi mental yaitu internal dan ekstemal. tujuan penelitian ini adajah untuk mengetahui mekanisme koping keluarga dalam merawat anak usia sekolah yang mengajami retardasi mental di sdlb negeri bambi kecamatan peukan baro kabupaten pidie. penelitian ini bersifat deskriptif. sampel berjumlah 37 responden dan di ambil

Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI ANAK RETARDASI MENTAL DI SDLB RNLABUI KECAMATAN BAITURRAHMANRNKOTA BANDA ACEH (Inka Adera, 2014) ,

Baca Juga : PERAN KELUARGA DALAM MEMANDIRIKAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA NEGERI (SDLBN) LABUI BANDA ACEH (TIARA AYU, 2016) ,

dengan menggunakan tehnik purposive sampling. data diambil pada tanggal 16 sampai 25 oktober 2010. penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara terpimpin menggunakan kuesioner dalam skala likert yang terdiri dari 30 pemyataan sebagai panduannya. metode analisa data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi yang dianalisis dengan menggunakao perangkat komputer. dari hasil pengolahan data diperoleh koping internal dengan pemecahao masalah bersama berada pada kategori adaptif (54,1%), memelihara ikatan keluarga pada kategori adaptif (56.8%), penggunaao humor berada pada kategori adaptif (59,5%). untuk koping eksternal dengan mencari infonnasi berada pada kategori adaptif (51,4%), dukungan sosiaj berada pada kategori adaptif (56,8%) dan dukungan spirituaj berada pada kategori adaptif (56,8%). secara keseluruhan didapatkan koping internal dan eksternal keluarga sehubungan dajam merawat anak usia sekolah dengan retardasi mental berada pada kategori adaptif (54, i%). haj ini menunjukkan bahwa penggunaan koping keluarga yang adaptif oleh keluarga dalam merawat anak retardasi mental sudab sangat baik. kata kunci : koping, keluarga, retardasi mental daftar bacaan : 24 buku & 4 artikel internet (1994-2009).

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

POLA PENDIDIKAN ANAK DISABILITAS DI SDLB NEGERI BAMBI KABUPATEN PIDIE (Khairuni, 2019) ,

PERAN KELUARGA DALAM PEMBINAAN BUDI PEKERTI ANAK USIA SEKOLAH DASAR (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR) (Agus Yunita, 2017) ,

PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA 3 5 TAHUN YANG BEROBAT DI PUSKESMAS PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE (Noverita, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi