ALMA ARDILA. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN TINDAK PIDANA PENCABULAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLISI RESORT SABANG). Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Abstrak alma ardila, 2020 perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan (suatu penelitian di wilayah hukum polisi resort sabang) fakultas hukum universitas syiah kuala (iv, 60) pp, tabl, bibl. (mukhlis, s.h, m.hum) secara umum perlindungan dan hak-hak anak dijamin dalam pasal 15 uu nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. meski hak-hak anak telah dilindungi oleh uu namun, kenyataannya masih ada beberapa kasus yang belum terungkap. masih ada keluarga korban dan pelaku memilih untuk berdamai atau penyelesaian tindak pidana pencabulan terhadap anak korban dikalangan masyarakat, lebih banyak diselesaikan dengan cara kekeluargaan dari pada diselesaikan dengan melibatkan aparat penegak hukum. tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan diwilayah hukum polres sabang, menjelaskan faktor penghambat dalam perlindungan hukum terhadap

Baca Juga : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN TINDAK PIDANA PENCABULAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SIGLI) (OCTHANIA MADILLA, 2020) ,

Baca Juga : IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PENCABULAN ANAK DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAKENGON (Alyani Maulida, 2018) ,

anak korban tindak pidana pencabulan diwilayah hukum polres sabang dan untuk menjelaskan upaya dalam perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan diwilayah hukum polres sabang. metode penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. penelitian ini termasuk dalam penelitian hukum yang bersifat yuridis empiris. pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan guna memperoleh data sekunder dan penelitian lapangan dengan mewawancarai responden dan informan untuk memperoleh data. hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana pencabulan pada kepolisian resort kota sabang menggunakan undang-undang nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. pihak kepolisian dalam melaksanakan perlindungan hukum tersebut dibantu oleh yayasan yang sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian resort kota sabang yaitu p2tp2a. faktor penghambat dalam penanganan perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan yaitu faktor hukum, faktor aparat penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas, faktor masyarakat, faktor kebudayaan, dan faktor individu atau korban. upaya dalam perlindungan hukum terhadap anak korban tindak pidana pencabulan adalah pengaturan perundang-undangan, diberlakukannya ketentuan hukum yang memberikan perlindungan khusus terhadap anak, dan sosialisasi. disarankan kepada pihak berwenang agar perlindungan hukum terhadap anak seharusnya diberikan secara tepat dan cepat agar anak tersebut merasa bahwa hak-hak dia sebagai anak masih dilindungi, terutama oleh aparat penegak hukum. sikap tanggap terhadap kasus tindak pidana yang dilakukan terhadap anak harus dimiliki oleh setiap aparat penegak

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : almaksp24@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

TINDAK PIDANA PENCABULAN YANG DILAKUKAN OLEH USTAD TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDA ACEH) (Muhammad Alfian, 2017) ,

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK (SUATU PENELLITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI STABAT) (SUKMA FACHRUNISA, 2020) ,

TINDAK PIDANA PENCABULAN YANG DILAKUKAN OLEH PEREMPUAN TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES ACEH UTARA) (Reza Maulana, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi