MUHAMMAD IQBAL MALIK IBRAHIM. STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA COT BAGIE KABUPATEN ACEH BESAR DENGAN GARAM KOTOR TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED). Banda Aceh : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, 2020

Abstrak

Abstrak dewasa ini, pembangunan di dunia global semakin meningkat. kebanyakan orang hanya memperhatikan nilai estetikanya saja, tanpa memperhatikan ketahanan suatu infrastruktur tersebut terhadap beban, terjadi goncangan, dan terpengaruh cuaca. ilmu geoteknik merupakan langkah awal terbentuknya suatu infrastruktur. tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang sangat dipengaruhi oleh kadar air. tanah ini banyak menimbulkan masalah dalam konstruksi sipil, karena memiliki daya dukung rendah, plastisitas tinggi, dan kembang susut yang tinggi pada saat tanah tersebut mengandung air. oleh karena itu diperlukan penelitian tentang tanah untuk mengetahui sifat-sifatnya sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. garam kotor merupakan bagian dari garam yang tidak di manfaatkan dan menjadi limbah yang berguna hanya untuk pupuk tanaman. oleh karena itu, limbah garam tersebut dimanfaatkan menjadi bahan uji dalam stabilitas tanah guna meningkatkan kualitas daya dukung tanah.

Baca Juga : STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA COT BAGIE DENGAN GARAM KOTOR TERHADAP PARAMETER KUAT GESER DENGAN ALAT UJI DIRECT SHEAR (Muhammad Furkan Ahyati, 2020) ,

Baca Juga : ANALISIS PERILAKU NILAI CBR TANAH LEMPUNG EKSPANSIF UNTUK SUBGRADE JALAN RAYA(STUDI KASUS STABILISASI TANAH LEMPUNG GLEE GEUNTENGDENGAN KAPUR CA(OH)?) (Syawal, 2016) ,

elitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan garam kotor yang digunakan sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai cbr (california bearing ratio) unsoaked tanah lempung. tanah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari desa cot bagie kecamatan blang bintang. campuran yang digunakan berupa garam kotor yang diperoleh dari petani garam desa lam ujong kecamatan khaju kabupaten aceh besar dengan persentase penambahan garam kotor yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% terhadap berat kering tanah. tanah tersebut menurut klasifikasi aashto tergolong jenis tanah a-7-5 (33), sedangkan menurut sistem uscs tanah tersebut digolongkan kedalam jenis tanah (ch) lempung organik dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk. hasil pengujian pemadatan tanpa campuran didapat nilai omc (optimum moisture content) 22,50% dengan berat isi kering (?d maks) 1,520 gr/cm3. hasil pengujian cbr memperlihatkan bahwa nilai cbr tertinggi yaitu pada persentase campuran 20% sebesar 11,71%. dengan demikian penambahan garam kotor pada tanah lempung menyebabkan nilai cbr unsoaked meningkat sehingga daya dukung tanahnya menjadi lebih baik. kata kunci : tanah lempung, garam kotor,

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : iqbal27malik@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

ANALISIS NILAI CBR UNSOAKED TERHADAP TANAH LEMPUNG DESA COT SEUNONG YANG DISTABILISASI DENGAN ZEOLIT PADA KEPADATAN SISI BASAH (Nasrullah, 2014) ,

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (Laila Mustika, 2017) ,

ANALISIS PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (RISKA YATI, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi