MUHAMMAD IRFAN FAHLEVI. PREVALENSI DAN EVALUASI KLINIS KASUS SKABIOSIS PADA KUCING DI RUMAH SAKIT HEWAN PENDIDIKAN (RSHP) PROF DR NOERJANTO FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, 2020

Abstrak

Salah satu penyakit kulit yang sering terdapat pada kucing adalah skabiosis. skabiosis atau kudis adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau sarcoptes scabiei. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan evalusi klinis penyakit skabiosis pada kucing yang diobati di rumah sakit hewan pendidikan (rshp) prof. dr. noerjanto fakultas kedokteran hewan universitas syiah kuala periode januari hingga desember 2018. penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan rancangan kohort retrospektif dan dianalisis secara deskriptif. dari data yang dikumpulkan akan dihitung prevalensi. selain itu juga dilanjutkan dengan penghitungan rasio kemungkinan dan analisis data hasil evaluasi klinis dari data pemeriksaan di rshp prof. dr. noerjanto. hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa prevalensi kasus skabiosis pada kucing yang diobati di rshp prof. dr. noerjanto fakultas kedokteran hewan universitas syiah kuala periode januari hingga desember 2018 adalah

Baca Juga : PREVALENSI PENYAKIT BERDASARKAN SPESIES PADA KUCING YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT HEWAN PENDIDIKAN (RSHP) PROF. DR. NOERJANTO (Andi Faisal Pangabean, 2019) ,

Baca Juga : PREVALENSI PENYAKIT PARASITIK INTERNAL PADA KUCING YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT HEWAN PENDIDIKAN PROF. DR. NOERJANTO (M FAISAL NUGRAHA SRG, 2020) ,

ar 7,93%. hasil perhitungan rasio kemungkinan ditemukan bahwa pada kucing domestik 5,46 kali lebih besar kemungkinan ditemukan kasus skabiosis dari pada kucing persia. hal ini dapat terjadi dikarenakan perawatan kucing persia lebih intensif dibandingkan perawatan kucing domestik. hasil analisis klinis dari data hasil pemeriksaan di rshp diketahui bahwa gejala skabiosis sebagian besar berupa rasa gatal, sering menggaruk, bulu rontok dan adanya keropeng. sebagian besar tindak lanjut pengobatan pada kasus skabiosis tersebut dilakukan dengan pemberian obat-obatan golongan ivermectin dan wormectin dengan dosis 0,02 ml/kg bb. dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa prevalensi kasus skabiosis pada kucing yang dirawat di rshp prof. dr. noerjanto fkh unsyiah banda aceh sekitar 7,93% dengan gejala klinis berupa rasa gatal, sering menggaruk, bulu rontok dan adanya keropeng. one of skin diseases that commons in cats is scabiosis. scabiosis or scabies is an infectious skin disease caused by sarcoptes scabiei. this study aims to determine the prevalence and to describe clinical evaluation of scabiosis in domestic and persian cats treated at teaching animal hospital (tah) prof. dr. noerjanto faculty of veterinary medicine of syiah kuala university from january to december 2018. this study was an explorative study with a retrospective cohort design and analyzed descriptively. from the data collected the prevalence and followed by calculation of the odds ratio and observation of clinical evaluation. it also continued with the calculation of likelihood ratios and analysis of clinical evaluation results from examination data at tah prof. dr. noerjanto. the results of this study indicate that the prevalence of scabiosis cases in cats treated at tah prof. dr. noerjanto faculty of veterinary medicine at syiah kuala university from january to december 2018 was 7.93%. the ratio calculation results are likely to be found that in domestic cats 5.46 times more likely to be found in cases of scabiosis than in persian cats. this can occur because the treatment of persian cats is more intensive than domestic cat care. the results of clinical analysis from the results of examination at tah revealed that the symptoms of scabiosis were mainly in the form of itching, frequent scratching, hair loss and scab. most of the follow-up treatment in the case of scabiosis is done by administering drugs of ivermectin and wormectin at a dose of 0.02 ml / kg bw. from this study it can be concluded that the prevalence of cases of scabiosis in cats treated at tah prof. dr. noerjanto fkh unsyiah banda aceh around 7.93% with clinical symptoms such as itching, frequent scratching, hair loss and

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : mirfanfahlevi22@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

SURVEI PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMILIK DALAM PENGENDALIAN REPRODUKSI KUCING PELIHARAAN (ANADIA FADHILLA, 2019) ,

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUCING RAS DAN KUCING LOKAL (FELIS CATUS) SEBAGAI HEWAN KESAYANGAN DALAM KAJIAN KESEJAHTERAAN HEWAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Arief Aulia Rahman, 2018) ,

PERANCANGAN PROTOTIP APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD DAN ELECTRONIC MEDICAL REGISTRATION BERBASIS ANDROID DI RSHP PROF. DR.NOERJANTO FKH UNSYIAH (DITA ANGGRAINI, 2020) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi