TEUKU AGUNG MULIAWAN. PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA-MEKANIKA TANAH AKIBAT PENGGUNAAN BAJAK TRADISIONAL DAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA LINNAEUS). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2019

Abstrak

Teuku agung muliawan. 1405106010080. perubahan beberapa sifat fisika-mekanika tanah akibat penggunaan bajak tradisional dan pupuk kompos terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman selada (lactuca sativa linnaeus.) di bawah bimbingan yuswar yunus sebagai ketua dan devianti sebagai anggota. ringkasan pengolahan tanah merupakan suatu bentuk kegiatan mekanik terhadap tanah yang dilakukan untuk mendapatkan keadaan tanah yang baik dan cocok untuk pertumbuhan tanaman. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sifat fisika dan mekanika tanah akibat penggunaan bajak tradisional serta untuk mengetahui pengaruh pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada. metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental design yang ditata dalam bentuk rancangan acak terpisah (split plot design), menggunakan dua faktor (petak utama dan anak petak) dimana pengolahan tanah dengan langai sebagai main plot (petak utama) dan pupuk kompos sebagai sub plot (anak petak).

Baca Juga : PENGARUH LINTASAN TRAKTOR RODA EMPAT DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG BUNCIS (PHASEOLUS VULGARIS L.) (Asmar Wiranto Aritonang, 2017) ,

Baca Juga : ANALISIS PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA TANAH AKIBAT PENGGUNAAN TRAKTOR DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L) MERRIL) (Santri Munte, 2016) ,

ggunaan bajak tradisional menggunakan langai dengan kedalaman saat membajak 20 cm (tanpa taraf) dan dosis pupuk kompos (5 ton/ha, 10 ton/ha dan 15 ton/ha) sehingga total kombinasi perlakuan adalah 9 plot percobaan. adapun aspek analisis tanah terdiri atas sifat fisika tanah (tekstur, struktur, porositas, permeabilitas dan bulk density) dan sifat mekanika tanah (ketahanan penetrasi tanah). variabel respon yang diamati di lapangan yang terdiri dari panjang akar, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah berangkasan dan bobot kering berangkasan. alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu unit bajak singkal tradisional (langai), penetrometer, stopwatch, ring sample, parang, cangkul, meteran, patok (ajir), benih selada dan pupuk kompos. hasil penelitian dari hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pengolahan tanah dengan menggunakan bajak tradisional memberikan perubahan terhadap sifat fisika mekanika tanah sruktur tanah dan pengaruh yang nyata terhadap bobot isi tanah dan porositas tanah, tetapi tidak memberi pengaruh terhadap permeabilitas dan tahanan penetrasi tanah. pemberian pupuk kompos dengan dosis 5 ton/ha, 10 ton/ha dan 15 ton/ha memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 10 hst, 20 hst, dan jumlah helai daun yang dihasilkan pada umur 20 hst serta panjang akar, akan tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap jumlah helai daun pada umur 10 hst, bobot basah berangkasan dan bobot kering berangkasan, pupuk kompos juga memberi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah helai daun pada umur 30 hst. perlakuan penggunaan bajak tradisional dan pemberian pupuk kompos 5 ton/ha dan 10 ton/ha memiliki hubungan yang sangat erat terhadap permeabilitas, pada perlakuan 15 ton/ha terhadap bobot isi tanah dan porositas total serta perlakuan 10 ton/ha terhadap tahanan penetrasi tanah memiliki hubungan yang erat. perlakuan penggunaan bajak tradisional dan pemberian pupuk kompos memiliki hubungan yang erat terhadap porositas total, permeabilitas dan tahanan penetrasi tanah, tetapi tidak memiliki hubugan yang nyata terhadap bobot isi tanah, perlakuan bajak tradisional dan pemberian pupuk kompos memiliki hubungan yang erat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : teukuagung96@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

PENGARUH LINTASAN TRAKTOR RODA EMPAT DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA L.) (DEVA YUSLIANTI, 2018) ,

PENGARUH LINTASAN TRAKTOR DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK ROTARI TERHADAP PERUBAHAN SIFAT MEKANIKA DAN FISIKA TANAH (Chyci Paramita Sari, 2014) ,

PENGARUH KEDALAMAN PENGOLAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK PIRING TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIKA-MEKANIKA TANAH DAN PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) (Almuna Ramadhani, 2014) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi