Enda Risna. NILAI-NILAI SOSIAL DALAM RAPA’I DEBUS DI KECAMATAN SIMEULUE BARAT. Banda Aceh : Fakultas KIP Universitas Syiah Kuala, 2019

Abstrak

Abstrak enda risna, 2018. nilai-nilai sosial dalam rapa’i debus di kecamatan simeulue barat. skripsi, prodi ppkn, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) dr.rusli yusuf, m.pd (2) erna hayati, sh.,m.hum kata kunci: nilai, nilai sosial, rapa’i debus. penelitian ini berjudul “ nilai-nilai sosial dalam rapa’i debus di kecamatan simeulue barat”. kebudayaan yang sudah melekat dalam masyarakat dan sudah turun temurun atau masa kemasa sejak dulu, akan semakin terkonsep dalam kehidupan masyarakat sehingga menjadi sebuah kepercayaan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan sebuah keyakinan yang sulit untuk dihilangkan. adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah nila-nilai sosial apa sajakah yang ada dalam rapa’i debus, bagaimana menanamkan nilai-nilai sosial rapa’i debus pada generasi muda di kecamatan simeulue barat.tujuan penelitian:(1) untuk mengidentifikasi nilai-nilai sosial apa sajakah yang ada dalam rapa’i debus di kecamatan

Baca Juga : PERSEPSI SEKOLAH DAN MASYARAKAT TERHADAP KESENIAN RAPA'I DEBUS DI KABUPATEN NAGAN RAYA (STUDI KASUS DI KECEMATAN KUALA KAB. NAGAN RAYA) (Teti Erawati, 2021) ,

Baca Juga : NILAI YANG TERKANDUNG DALAMRAPA’I DEBUS DI SANGGAR RAPA’I MACAM BATE KEURAJEUN DESA BATE SOEK KECAMATAN SUKA KARYA KOTA SABANG (Asep Hasdiyansyah, 2015) ,

lue barat (2) untuk mengidentifikasi bagaimana menanamkan nilai-nilai sosial dalam rapa’i debus pada generasi muda di kecamatan simeulue barat. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. lokasi penelitian di kecamatan simeulue barat, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara. subjek penelitian berjumlah 10 orang. dari hasil penelitian menunjukan: (1) nilai religius dapat dilihat dari keseragaman pemain dalam membentuk ritual atau keagamaan salah satu contohnya adalah mengucapkan salam, berpuasa, tidak boleh melakukan perbuatan yang buruk seperti berjudi, minuman khamar, sebagai syarat dalam memainkan kesenian rapa’i debus, (2) nilai integritas dapat dilihat dari kedisiplinan pemain, kejujuran, tanggung jawab pemain (3) nilai solidaritas dapat dilihat kerja sama pemain, kekompakan, kebersamaan. kesimpulan: adapun nilai-nilai sosial yang dalam rapa’i debue antara lain yaitu nilai religius, nilai integritas, dan nilai solidaritas. adapun bentuk penanaman nilai-nilai sosial rapa’i debus pada generasi muda di kecamatan simeulue barat antara lain mengadakan tanding antar desa, memberikan sosialisasi terhadap generasi muda agar nilai budaya rapa’i debus tetap melekat dan dilestarikan.(1) diharapkan kepada pemerintah dan masyarakat agar tetap menjaga kesenian budaya rapa’i debus dengan cara melestarikannya secara turun temurun agar kesenian rapa’i debus tersebut tidak pudar. (2) disarankan kepada para generasi muda tetap menjaga dan melestarikan kebudayaannya. karena kesenian ini bukan hanya sebagai hiburan melainkan didalamnya mengandung nilai-nilai sosial dalam masyarakat dan bagi para generasi muda diharapkan untuk dapat selalu menjaga dan mempertahankan kesenian rapa’i debus ini menjadi menjadi budaya lokal di kabupaten

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : sman1simbar@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

BENTUK PENYAJIAN RAPA’I TUHA DI DESA UJONG FATIHAH KABUPATEN NAGAN RAYA (IRFA AZIZAH, 2015) ,

TURIS ASING DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT SIMEULUE (STUDI DI DESA MAUDIL KECAMATAN TEUPAH BARAT) (Romi Fandayani, 2017) ,

PERAN LAULU DALAM SISTEM KEKERABATAN PADA MASYARAKAT SIMEULUE BARAT (Maswini, 2021) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi