Alfi Amalia. UJI AKTIVITAS EKSTRAK N-HEKSANA, ETIL ASETAT, DAN METANOL DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA (L.) DC.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA). Banda Aceh : Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala, 2017

Abstrak

Sembung (blumea balsamifera l. dc.) merupakan salah satu tumbuhan obat yang mempunyai aktivitas sebagai antibakteri. penelitian ini telah dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol daun sembung dalam menghambat pertumbuhan bakteri methicillin resistant staphylococcus aureus (mrsa). ekstraksi daun sembung menggunakan metode maserasi bertingkat yang diawali dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. terhadap ekstrak dilakukan karakterisasi, uji fitokimia, dan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode kirby-bauer dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 10, 20 dan 30%. hasil karakterisasi menunjukkan bahwa kadar air, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol dan kadar abu ekstrak memenuhi syarat yang telah ditentukan. hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana mengandung senyawa steroid/triterpenoid. ekstrak etil asetat mengandung senyawa steroid/triterpenoid, alkaloid, dan tannin. ekstrak metanol mengandung

Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK N-HEKSANA, ETIL ASETAT, DAN METANOL DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA (L.) DC)TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS RESISTEN FLUKONAZOL (JUMARISWAN, 2017) ,

Baca Juga : ISOLASI METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, SITOTOKSIK, SERTA APLIKASINYA SEBAGAI REDUKTOR ION CU2+ (DARA YAUMIL MACHFIRAH, 2020) ,

nyawa steroid/triterpenoid, alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap mrsa. ekstrak etil asetat pada konsentrasi 10; 20 dan 30% mengandung aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat berturut-turut adalah 10,83; 12,41 dan 13,59 mm. ekstrak metanol pada konsentrasi 10; 20 dan 30% mengandung aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat berturut-turut adalah 11,47; 13,38 dan 15,55 mm. berdasarkan data hasil penelitian, diameter zona hambat yang terbentuk termasuk kategori kuat, serta ekstrak metanol memiliki aktivitas antibakteri lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak etil asetat. kata kunci: daun sembung (blumea balsamifera), bakteri mrsa, dan

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : alfiamalia.alfairuuz@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

SINTESIS NANOPARTIKEL TEMBAGA MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA L.) SERTA UJI ANTIOKSIDANNYA DENGAN METODE DPPH (Ida Karnila, 2020) ,

ISOLASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK DAUN SEMBUNG (BLUMEA BALSAMIFERA L.) (Aida Lisma, 2020) ,

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK N-HEKSANA, ETIL ASETAT, DAN METANOL DAUN PERIA LAUT (COLUBRINA ASIATICA (L.) BRONGN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) (AYANATUN HUSNA, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi