SULISTYA AYU NINGSIH. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KREDITUR PENERIMA FIDUSIA BARANG PERSEDIAAN (SUATU PENELITIAN PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. BUSINESS BANKING CENTER MEDAN IMAM BONJOL). Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

I abstrak sulistya ayu ningsih, perlindungan hukum terhadap kreditur penerima fidusia barang persediaan (suatu penelitian pada pt. bank mandiri (persero) tbk. business banking center medan imam bonjol) fakultas hukum universitas syiah kuala (v, 66),pp.,bibl.,app.. susiana, s.h., m.h. pada dasarnya perjanjian fidusia merupakan perjanjian ikutan dari suatu perjanjian pokok dalam hal ini perjanjian kredit. persyaratan perjanjian fidusia harus memenuhi semua ketentuan yang ada dalam undang-undang nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia. perjanjian kredit dengan jaminan fidusia barang persediaan merupakan bentuk perjanjian antara debitur dengan kreditur, dimana kreditur memberikan pinjaman kepada debitur dengan jaminan fidusia barang persediaan. barang persediaan sering berubah mengikuti perkembangan pembelian dan penjualan. hal ini menimbulkan permasalahan ketika debitur dengan jaminan fidusia barang persediaan

Baca Juga : PELAKSANAAN KEWAJIBAN PENDAFTARAN JAMINAN FIDUSIA SECARA ELEKTRONIK (SUATU PENELITIAN PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT BERLIAN GLOBAL ACEH) (TEUKU ARIE AZHARI, 2014) ,

Baca Juga : KAJIAN YURIDIS PELAKSANAAN PENGHAPUSAN JAMINAN FIDUSIA SECARA ELEKTRONIK DI KOTA BANDA ACEH (Farah Diana, 2017) ,

wanprestasi. pada tahun 2013 dan 2014 terdapat 4 debitur wanprestasi dengan jaminan fidusia barang persediaan pada bank mandiri medan imam bonjol yang mana merupakan permasalahan yang dihadapi pihak bank saat akan melaksanakan eksekusi dengan jaminan fidusia barang persediaan dikarenakan objek fidusia tidak berada dalam penguasaan kreditur. tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pelaksanaan perjanjian kredit dengan jaminan fidusia barang persediaan, upaya penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan oleh pt. bank mandiri (persero) tbk. business banking center medan imam bonjol ketika pemberi fidusia dengan barang persediaan wanprestasi, serta faktor penghambat dalam pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia barang persediaan. perolehan data dalam penulisan skripsi ini dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder yang bersifat teoritis. sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer melalui wawancara dengan informan dan responden. hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemberian kredit dengan jaminan fidusia barang persediaan telah memenuhi semua ketentuan dari pihak kreditur, bank mandiri telah berupaya dalam menyelesaikan kredit dengan melakukan pelelangan atau penjualan agunan, faktor penghambat dalam pelaksanaan eksekusi pada pelaksanaannya yaitu objek jaminan fidusia sudah tidak ada, debitur tidak kooperatif, debitur mengajukan keberatan terhadap hasil penjualan disarankan kepada bank mandiri agar meminimalisir kerugian akibat debitur wanprestasi dengan mengasuransikan barang persediaan, melakukan monitoring sejak dini secara periodik terhadap barang persediaan, perlu dibuat ketentuan mengenai proses lelang pada internal kreditur sehingga tidak menimbulkan keraguan pada pelaksanaannya, kepada setiap debitur disarankan untuk meningkatkan kinerja dan menyempurnakan sistem manajemen perusahaannya agar terhindar dari wanprestasi.

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

EKSEKUSI JAMINAN FIDUSIA SEBAGAI UPAYA PENGEMBALIAN (RECOVERY) KREDIT BERMASALAH (SUATU PENELITIAN PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) KANTOR CABANG SEMARANG PANDANARAN) (IRENA DWI FETRANINGTYAS, 2018) ,

TINJAUAN YURIDIS SAHAM SEBAGAI OBJEK JAMINAN KEBENDAAN (MUHAMMAD KARIM, 2018) ,

AKUNTANSI PERSEDIAAN MATERIAL PADA PT PLN (PERSERO) WILAYAH ACEH (NADIATUL MUNIRA, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi