Hilda Arfiya. PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA PUNGE BLANG CUT DAN LAMTEUMEN TIMUR KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Kota banda aceh termasuk wilayah yang terkena bencana gempa dan tsunami tahun 2004, termasuk desa punge blang cut dan lamteumen timur kecamatan jaya baru. pada kedua desa tersebut belum memiliki peta jalur evakuasi dan jumlah rambu petunjuk arah evakuasi bencana tsunami yang belum memadai, sehingga pada gempa berpotensi tsunami 11 april 2012, masyarakat setempat umumnya evakuasi melewati jalur menurut persepsi masing-masing. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi existing jaringan jalan dan evaluasi kelayakan masing-masing jalur evakuasi pada saat bencana tsunami mendatang, mengidentifikasi pola pergerakan masyarakat pada saat evakuasi serta merencanakan jalur evakuasi bencana tsunami pada wilayah studi. jalur evakuasi direncanakan berdasarkan lebar jalan sesuai dengan pedoman perencanaan pengungsian tsunami oleh sea defence consultant, jarak dan waktu tempuh. data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. data primer antara lain:

Baca Juga : PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA LAMPASEH ACEH, DESA PUNGE UJONG DAN DESA PUNGE JURONG, KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH) (Riky Rivinaldi, 2016) ,

Baca Juga : PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA ALUE DEAH TEUNGOH, DESA DEAH BARO DAN DESA BLANG OI) DI KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH (Janu Is Aryanto, 2016) ,

aringan jalan existing, geometrik jalan, titik-titik evakuasi dan data yang diperoleh dari kuesioner. sedangkan data sekunder diantaranya peta kota banda aceh, peta kecamatan jaya baru, peta zonasi ancaman gempa bumi di indonesia, peta ancaman bencana tsunami kota banda aceh dan data jumlah penduduk. pengolahan data dimulai dari menentukan titik-titik evakuasi di dalam dan di luar wilayah studi, memilih jalan yang lebarnya ?4 meter, menghitung jarak dan waktu tempuh dari masing-masing jalur evakuasi menurut persepsi masyarakat dan rekomendasi penelitian, serta merencanakan jalur evakuasi tsunami yang layak. untuk kendaraan bermotor, asumsi kecepatan yaitu 20 km/jam dan variasi asumsi kecepatan lainnya sesuai dengan penelitian akbar (2015). sedangkan asumsi kecepatan untuk kecepatan masyarakat yang berjalan kaki sesuai dengan asumsi kecepatan pada penelitian muhajir (2013). hasil dari penelitian adalah titik akhir evakuasi untuk masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor adalah pustu desa geuceu kayee jato, rumah sakit fakinah di desa geuceu kayee inem dan sma fatih bilingual school putra di desa geuceu meunara sedangkan titik tujuan evakuasi untuk pejalan kaki adalah bangunan-bangunan titik evakuasi sementara yang ada di dalam dan di sekitar wilayah studi. selanjutnya, jalur tersebut ditampilkan dalam bentuk peta jalur evakuasi bencana tsunami. kata kunci: jalur evakuasi, jaringan jalan, jarak, waktu tempuh, bencana

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA MERDUATI DAN DESA LAMPASEH KOTA KECAMATAN KUTARAJA KOTA BANDA ACEH (Rifha Fachriani, 2016) ,

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA KEUDAH DAN DESA PEULANGGAHAN KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH (Riska Putri Khairunnisa, 2016) ,

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA DEAH GLUMPANG, DESA LAMBUNG, DAN DESA COT LAMKUWEH, KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH) (Vimia Nabila Putri, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi