Bayu Septi Mingga. DESAIN DAN UJI PERFORMANSI MESIN KEPRAS TUNGGUL TEBU DENGAN SUMBER TENAGA TRAKTOR RODA DUA. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Umumnya selama ini proses pengeprasan dilakukan secara manual dengan menggunakan cangkul atau sabit. pengeprasan manual memerlukan 10-14 orang dan menghasilkan hasil keprasan yang tidak seragam dan kualitas yang cenderung rendah. tujuan dari penelitian ini adalah mendesain mesin pengepras tebu dengan sumber tenaga traktor roda dua untuk memperoleh hasil kepras yang utuh serta mendapatkan kecepatan putar mesin yang optimal. tahapan penelitian dimulai dari pembuatan gambar kerja untuk mendapatkan fungsi struktural dan fungsionalnya. setelah itu dilakukan pembuatan prototipe mesin kepras dan pengujian fungsional untuk menentukan kecepatan putaran pisau dari kecepatan putaran mesin dan pemeriksaan fungsi struktural dari mesin kepras tebu tersebut. kecepatan putar pisau yang diinginkan dan fungsi mesin berjalan serta dilakukan pengambilan data dilahan. mesin kepras tebu terdiri dari beberapa bagian penting yaitu, rangka utama yang terbuat besi unp 80 mm x 45 mm x 5 mm sebagai tempat

Baca Juga : MODIFIKASI MATA PISAU ROTARY VERTIKAL TIPE BERGERIGI PADA ALAT KEPRAS TRAKTOR RODA DUA (Aidil Fitra, 2019) ,

Baca Juga : DESAIN DAN UJI PERFORMANSI MESIN KEPRAS TUNGGUL TEBU DENGAN SUMBER TENAGA TRAKTOR RODA DUA (Bayu Septi Mingga, 2015) ,

akkan komponen lain. coulter berjumlah 2 buah yang berfungsi sebagai pemotong akar dan guludan, diameter coulter 40 cm dengan tebal 8 mm. sistem penyaluran daya pada mesin kepras menggunakan rantai dan sproket. sedangkan untuk pengubah arah putaran dilakukan oleh gearbox. unit pisau pengepras terdiri dari 2 yaitu, pisau pengepras dan penutup pisau pengepras. pisau pengepras memiliki 8 buah mata pisau yang terbuat dari material baja dengan tebal 8 mm, lalu pisau ditutup oleh penutup pisau sebagai safety untuk operator. modifikasi dilakukan pada gearbox dengan memperbesar rasio dari 1:10 menjadi 11:16 sehingga mendapatkan putaran pisau diatas 500 rpm. hasil pengujian mesin kepras tebu dilakukan pada kecepatan putar mesin 1200 rpm, 1500 rpm, dan 1800 rpm, kinerja yang lebih baik yaitu pada kecepatan putar mesin 1500 rpm atau pada kecepatan putar pisau 1295,5 rpm. efesiensi lapang terbesar pada kecepatan putaran mesin 1200 rpm dengan 72,41%, sementara untuk hasil keprasan terbaik pada kecepatan putar mesin 1500 rpm atau 1295,5 rpm untuk putaran pisau dengan jumlah tunggul tebu terkepras utuh sebanyak 137 tunggul atau 51,89% dari total jumlah 264 tunggul. pertumbuhan tunas tebu terbanyak yaitu pada hasil keprasan 1500 rpm dengan jumlah pertumbuhan 260 tunas, yang mana jumlah itu tidak jauh berbeda dari jumlah tunggul tebu sebelum dikepras dengan jumlah 264

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

MODIFIKASI MESIN KEPRAS TUNGGUL TEBU PADA TRAKTOR RODA DUA DENGAN PIRINGAN BERPUTAR VERTIKAL (M SAHDI PATRAN NST, 2019) ,

PENGARUH KEDALAMAN KEPRASAN TEBU DENGAN MENGGUNAKAN MESIN KEPRAS TRAKTOR RODA DUA TERHADAP KUALITAS KEPRASAN DAN PERTUMBUHAN TUNAS TEBU (Arzal Bili, 2016) ,

UJI KECEPATAN MAJU PADA ALAT KEPRAS TIPE MATA PISAU ROTARI VERTIKAL BERGERIGI PADA TRAKTOR RODA DUA (Muhammad Fajar, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi