Eka Nova Susanti. KEANEKARAGAMAN SERANGGA DI PERKEBUNAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum Linneaus) KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2013

Abstrak

Kata kunci : keanekaragaman, serangga, dan tembakau. penelitian dengan judul “keanekaragaman serangga pada perkebunan tembakau (nicotiana tabacum linneaus) kecamatan bintang kabupaten aceh tengah” telah dilaksanakan pada tanggal 23 desember 2012 s.d 8 januari 2013. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies serangga hama, spesies serangga menguntungkan, tingkat keanekaragaman serangga, dan hubungan faktor lingkungan dengan jumlah individu serangga hama dan menguntungkan di perkebunan tembakau kecamatan bintang kabupaten aceh tengah. metode yang digunakan adalah metode survei dan jelajah. pengumpulan data dilakukan pada dua lokasi dengan 4 kali pengamatan. setiap pengamatan serangga yang terbang dikumpulkan dengan cara memburu menggunakan net serangga, serangga yang berada di permukaan tanah ditangkap dengan menggunakan perangkap jebakan pitfall trap. sedangkan serangga yang tidak terbang di photo langsung dan diambil dengan menggunakan pinset. hasil penelitian ditemukan 48

Baca Juga : EVALUASI PERUBAHAN WARNA RESIN KOMPOSIT MIKROHIBRID SETELAH TERPAPAR TEMBAKAU SUGI (NICOTIANA TABACUM) (Tara Muliyani, 2015) ,

Baca Juga : INVENTARISASI SERANGGA PADA TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) DI PERKEBUNAN RAKYAT PANTAN TERONG, KABUPATEN ACEH TENGAH (Mayana Winari Puja D, 2017) ,

pesies serangga pada kedua lokasi, masing-masing terdiri atas 25 spesies serangga hama dan 23 spesies serangga menguntungkan. indeks keanekaragaman (h’) serangga hama paling tinggi adalah 1,81 pada sore hari lokasi 1 dan 2,33 pada sore hari lokasi 2. indeks keanekaragaman serangga menguntungkan paling tinggi adalah 2,34 pada pagi hari lokasi 1 dan 1,9 pada pagi hari lokasi 2. hubungan faktor lingkungan dengan jumlah individu serangga hama dan menguntungkan adalah semakin rendah suhu, maka jumlah individu serangga hama dan menguntungkan cenderung besar, sebaliknya semakin tinggi suhu jumlah individu serangga hama dan menguntungkan lebih kecil. pada saat kelembapan tinggi jumlah individu serangga hama dan menguntungkan besar, dan pada saat kelembapan rendah jumlah individu serangga hama dan menguntungkan kecil. kesimpulan yang diperoleh adalah ditemukan 25 serangga hama dan 23 spesies serangga menguntungkan. keanekaragaman serangga hama di lokasi 1 dan lokasi 2 adalah sedang, sedangkan keanekaragaman serangga menguntungkan pada lokasi 1 dan lokasi 2 adalah sedang.

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Chat Services LSS



Tulisan yang relevan

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK LIMBAH TULANG DAUN TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L.) TERHADAP MORTALITAS DAN TINGKAH LAKU LARVA (AEDES AEGYPTI L) SEBAGAI BIOLARVASIDA (Khairani Fitrah, 2019) ,

KEANEKARAGAMAN HYMENOPTERA PARASITOID SEBAGAI MUSUH ALAMI HAMA DI PERKEBUNAN KOPI ORGANIK DAN KONVENSIONAL PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT DI KABUPATEN ACEH TENGAH (SAIFULLAH, 2021) ,

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS DAUN TALAS (COLOCASIA ESCULENTA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN TEMBAKAU (NICOTINA TABACUM L.) (Fera Yanti, 2020) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi