Muhammad Akbarul Karim. STUDI PENGARUH JUMLAH DATA PENGUKURAN NILAI POTENSIAL TERHADAP KINERJA BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI BETON BERTULANG. Banda Aceh : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Korosi merupakan sebuah permasalahan yang sangat serius, karena korosi tidak dapat dicegah disebabkan peristiwa alam yang memicu korosi itu terjadi. banyak kegagalan dan kerugian yang disebabkan oleh korosi karena pencegahan dini yang tidak optimal, seperti runtuhnya bangunan dan infrastruktur secara tiba-tiba yang menimbulkan kerugian dan menimbulkan korban jiwa. salah satu metode yang banyak digunakan untuk mendeteksi korosi adalah metode half cell potensial mapping. namun, terdapat kekurangan pada metode tersebut seperti interpretasi data yang perlu dipertimbangkan. oleh karena itu pengembangan software pendeteksian korosi terus dilakukan guna mendeteksi kegagalan dini yang disebabkan korosi. salah satunya adalah boundary element invers analysis (beia). beia telah berhasil mendeteksi lokasi korosi pada beton bertulang dengan persentase error ?5%, namun peningkatan kemampuan beia perlu dilakukan. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh jumlah data pengukuran nilai

Baca Juga : STUDI PENGARUH JUMLAH DATA PENGUKURAN NILAI POTENSIAL TERHADAP KINERJA BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI BETON BERTULANG (Muhammad Akbarul Karim, 2021) ,

Baca Juga : STUDI KEPEKAAN UKURAN MESH TERHADAP KEMAMPUAN PERANGKAT LUNAK BEIA DALAM MENDETEKSI LOKASI KOROSI PADA BETON BERTULANG (M FADHIL AZKYA, 2019) ,

al terhadap kemampuan boundary element invers analysis (beia) dalam mendeteksi korosi pada beton bertulang. beia dikembangakan dengan penggabungan pengaplikasian berbasis boundary element method (bem) dan particle swarm optimization (pso). bem digunakan untuk menghitung nilai potensial pada permukaan beton, sedangkan pso mengevaluasi cost function untuk mendeteksi korosi pada baja tulangan di dalam beton. penelitian ini dilakukan pada beton bertulang dengan geometri 3 dimensi yaitu panjang, lebar, dan tinggi. pada bagian tengah beton terdapat tulangan yang memiliki korosi. parameter jumlah data pengukuran nilai potensial divariasikan guna mendapat input yang lebih baik dalam meningkatkan kinerja beia, yaitu 5, 10 , 15 dan 20. simulasi menunjukkan penggunaan jumlah data pengukuran nilai potensial sebesar 20 memiliki nilai persentase error yang lebih minim dengan nilai persentase terkecil yang didapat pada geometri beton bertulang sebesar 650 cm x 50 cm adalah 0.77

Tulisan yang relevan

KAJIAN DETEKSI MULTI-LOKASI KOROSI PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN BOUNDARY ELEMENT INVERSE ANALYSIS (BEIA) (M. ABRAR MASYKURI, 2020) ,

STUDI POTENSIAL KOROSI BETON BUSA BERTULANG DENGAN POZZOLAN SEBAGAI BAHAN PENGISI MENGGUNAKAN METODE HALF-CELL POTENTIAL MAPPING (Ammar Ramzy, 2017) ,

STUDI PENGARUH JARAK ANODA-KATODA TERHADAP DISTRIBUSI POTENSIAL KOROSI PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK BETON BERTULANG (MUHAMMAD RIZKY, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi