Asmaul Husna. ANALISIS PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN PIDIE:SUATU KOMPERASI KEPEMILIKAN LAHAN. Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Jumlah penduduk di kabupaten pidie yang bermata pencaharian di sektor pertanian sangat besar, walaupun lahan pertanian masih luas namun distribusi lahan pertanian tidak merata. hanya sebagian dari petani yang memiliki lahan sendiri, mereka yang tidak memiliki lahan sendiri bila ingin berusahatani harus mencari lahan dengan jalan menyewa dan menyakap tanah milik orang lain. oleh karena perbedaan status kepemilikan lahan akan menyebabkan perbedaan pendapatan antara petani pemilik, petani penyewa dan petani penyakap, sehingga penulis berkeinginan untuk meneliti tentang analisis pendapatan petani di kabupaten pidie : suatu komperasi kepemilikan lahan. dalam penelitian ini penulis mengunakan data primer yang diperoleh dari penelitian lapangan pada lokasi yang telah ditentukan, yaitu kecamatan sakti, mila dan indrajaya. data dianalisis dengan menggunakan model fungsi produksi cobb-douglas, yang diolah

Baca Juga : PENGARUH KEPEMILIKAN ASET TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Novianti, 2017) ,

Baca Juga : PENGARUH KEPEMILIKAN MODAL TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SAKTI KABUPATEN PIDIE (MUHAMMAD IKHSAN, 2016) ,

dengan menggunakan bantuan komputer pada program spss. hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani pemilik rp.5.036.886,364,- petani penyewa rp.4.821.090,909,- dan petani penyakap rp.3.273.442,308, nilai konstanta petani pemilik adalah sebesar 5,817 dan koefisien regresi modal sebesar 0,653, tenaga kerja 0,103 dan luas lahan sebesar 0,126. koefisien determinasi (r) diperoleh sebesar 0,969, berarti pendapatan petani di kabupaten pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 96,9 persen, sedangkan selebihnya sebesar 3,1 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. nilai konstanta petani penyewa adalah sebesar 5,168 dan koefisien regresi modal sebesar 0,692, tenaga kerja 0,024 dan luas lahan sebesar 0,120. koefisien determinasi (r2) diperoleh sebesar 0,987,berarti pendapatan petani di kabupaten pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 98,7 persen, sedangkan selebihnya sebesar 1,3 persen dipengaruhi ojeh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. nilai konstanta petani penyakap adalah sebesar 8,018 dan koefisien regresi modal sebesar 0,463, tenaga kerja 0,152 dan luas lahan sebesar 0,021. koefisien determinasi (r2) diperoleh sebesar 0,973, berarti pendapatan petani di kabupaten pidie dipengaruhi oleh perubahan modal, tenaga kerja dan luas lahan sebesar 97,3 persen, sedangkan selebihnya sebesar 2,7 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian

Tulisan yang relevan

PERBEDAAN STATUS PENGUASAAN LAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERLAKUAN USAHATANI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR (IKHSAN, 2015) ,

ANALISIS PERSEPSI DAN PENGARUH PENERAPAN GALA (GADAI) TERHADAP PETANI DI KABUPATEN ACEH BESAR DAN PIDIE (ULYA MAZLYNA, 2020) ,

ANALISIS KOMPARATIF PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA LAHAN BERIGASI TEKNIS DAN SETENGAH TEKNIS DI DESA SANGGET KECAMATAN GEULUMPANG BARO KABUPATEN PIDIE (Siswardi, 2020) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi