Abdurrahman. PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DALAM MEMBERDAYAKAN PETANI DI KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh : Fakultas pertanian Universitas Syiah Kuala, 2021

Abstrak

Abdurrahman, "peran lembaga keuangan mikro dalam memberdayakan petani di kabupaten pidie" di bawah bimbingan bapak ir. m. nassir hawy. ms selaku pembimbing pertama dan bapak ir. t. bachtiar usman selaku pembimbing kcdua. dengan paradigma baru pembangunan pertanian yang sebelumnya berorientasi pada produksi diubah berorientasi agribisnis serta menempatkan pembangunan sistem agribisnis sebagai penggerak utama pembangunan ekonorni indonesia secara keseluruhan.pandangan strategis yang berdasarkan arahan pemerintah menyebutkan bahwa usaha kecil menengah (ukm) memiliki potensi yang sangat besar dalam memperkokoh struktur usaha. menciptakan kesempatan usaha dan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan rakyat. selain itu, menjadi altematif untuk menyelesaikan masalah nasional (pengangguran dan kemiskinan) mempercepat tujuan nasional (pemerataan, kemakmuran dan keadilan sosial). lembaga keuangan mikro

Baca Juga : ANALISIS PERANAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO DALAM MEMBERDAYAKAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BANDA ACEH (Nurul Fitri, 2020) ,

Baca Juga : ANALISIS PERSEPSI DAN PENGARUH PENERAPAN GALA (GADAI) TERHADAP PETANI DI KABUPATEN ACEH BESAR DAN PIDIE (ULYA MAZLYNA, 2020) ,

merupakan salah satu fakor yang mendukung perencanaan pemerintah dalam memberdayakan petani untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. keberadaan lembaga keuangan mikro tidak dapat dipisahkan dari usaha-usaha penanggulangan kemiskinan dan menjadi faktor kritikal, maka jelas bahwa lembaga keuangan mikro berpengaruh dalam menstabilkan perekonomian nasional. pemerintah melalui badan rehabilitasi dan rekontruksi (brr) nad-nias berupaya memulihkan kondisi ekonomi masyarakat di provinsi nanggroe aceh darussalam pasca konflik, gempa clan tsunami . program pemberdayaan ekonomi rakyat melalui lembaga keuangan mikro (lkm) merupakan salah satu jalan yang efektif bila dijalankan sesuai dengan kriteria dan prosedur yang telah diterapkan.lembaga keuangan mikro memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan dan memajukan perekonomian aceh, terutama mengingat masih sulitnya akses menyarakat terhadap sektor perbankan.dari uraian di atas, maka perlu adanya suatu penelitian sejauh mana peran lembaga keuangan mikro dalam memberdayakan petani. penelitian ini dilakukan di kabupaten pidie tepatnya pada lembaga keuangan mikro, dari 14 lembaga keuangan mikro (lkm) yang ada di kabupaten pidie dipilih tiga kecamatan sebagai sample. permasalahan yang dilihat adalah sejauh manak ah peran lembaga keuangan mikro dalam memberdayakan petani di kabupaten pidie. jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 45 orang. pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja dengan asumsi di ketiga kecamatan ini terdapat banyak petani dan unit usaha yang menerima bantuan modal usaha dari lembaga keuangan mikro (lkm) yang sumber dananya berasal dari brr nad-nias, dengan objek penelitian terdiri dari lembaga keuangan mikro (lkm) dan petani peminjam.metode penelitian ini menggunakan metode survey. pengambilan sampel menggunakan 3 stage cluster sampling. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan lembaga keuang mikro dalam memberdayakan petani di kabupaten pidie. karakteristik responden yang dilihat meliputi umur, tingkat pendidikan, dan jumlah tanggungan. peran lembaga keuangan mikro dalam memberdayakan masyarakat. pemberdayaan masyarakat muncul karena adanya suatu kondisi dimasyarakat, kondisi sosial ekonomi masyarakat yang rendah mengakibatkan mereka tidak mampu dan tidak tahu. hal ini terjadi karena mereka tidak dapat menikmati pendidikan yang memadai, ketidakmampuan dan ketida1ctahuan masyarakat mengakibatkan produktivitas mereka rendah. lembaga keuangan mikro yang hadir ditengah kehidupan petani di kabupaten pidie bertujuan untuk memberdayakan masyarakat. hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa lembaga keuangan mikro yang ada di kabupten pidie berperan dalam memberdayakan petani. dengan dua program yang dicanangkan oleh lkm dan manajeman yang diterapkan, maka masyarakat di daerah penelitian merasakan sudah

Tulisan yang relevan

MANAJEMEN PEMBIAYAAN DAN PELAPORAN KEUANGAN PROGRAM MICROFINANCE SYARIAH BERBASIS MASYARAKAT (MISYKAT) DI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH BAITUL MAL ACEH (Nurul Fajri, 2016) ,

ANALISIS PRODUKSI GARAM DI KABUPATEN PIDIE DAN KABUPATEN PIDIE JAYA (T.iqbal Safriza N, 2019) ,

KONTRIBUSI LEMBAGA KEUANGAN TERHADAP PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI NILAM DI ACEH JAYA (Uswatun Hasanah Nura, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi