FIRDAUS ASHRI. ANALISIS DAMPAK SERANGAN DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICES (DDOS) PADA KINERJA KOMPONEN JARINGAN SOFTWARE DEFINED NETWORK (SDN). Banda Aceh : Fakultas Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 2019

Abstrak

Software defined network (sdn) merupakan arsitektur jaringan yang dikendalikan oleh perangkat lunak. jika pada arsitektur jaringan tradisional control plane dan data plane berada dalam satu perangkat yang menyatu. untuk jaringan sdn, kedua perangkat tersebut bahkan tidak harus berada dalam suatu ruangan. control plane disebut controller, berfungsi sebagai pengelola seluruh jaringan. data plane disebut switch, berfungsi sebagai pengatur jaringan sederhana. banyak hal yang ditawarkan oleh sdn, diantaranya adalah pengelolaan jaringan secara terpusat, kemudahan penambahan dan konfigurasi perangakat dan juga kualitas quality of services (qos) yang lebih baik. terdapat beberapa jenis topology jaringan sdn, diantaranya adalah topology single, linear dan tree. pemisahan controller dengan switch memunculkan isu kegagalan jaringan tunggal pada sisi controller. salah satu serangan yang dapat melakukan hal tersebut adalah ddos. ddos yang ditujukan terhadap controller bertujuan untuk

Baca Juga : ANALISIS PERBANDINGAN PENERAPAN ALGORITMA LEVENBERG-MARQUARDT, BACKPROPAGATION DAN SUPPORT VECTOR MACHINE PADA INTRUSION DETECTION SYSTEM (Aulya Syukur Ak, 2019) ,

Baca Juga : SIMULASI VLAN TRUNKING PROTOCOL (VTP) DENGAN METODE SPANNING-TREE PROTOCOL (STP) MENGGUNAKAN SOFTWARE GNS3 (IMAM FACHDIL, 2014) ,

enghabiskan bandwidth, sedangkan yang ditujukan terhadap switch bertujuan untuk menghabiskan memory tabel penerusan paket. penelitian ini membandingkan dampak serangan ddos terhadap controller dan switch jaringan sdn yang menggunakan topology single. struktur topology single hanya terdapat satu controller dan satu switch. sehingga didapatkan bahwa serangan ddos mampu mempengaruhi kualitas jaringan sdn baik pada parameter throughput, jitter maupun packet loss. nilai throughput serangan ddos terhadap controller lebih baik pada beban 10 mb/s yaitu 29,87 mb/s dibandingkan dengan throughput serangan ddos terhadap switch yaitu sebesar 29,61 mb/s. nilai jitter akibat serangan ddos terhadap controller lebih baik pada beban 8,9 dan 10 mb/s yaitu 5,197 ms, 4,927 ms dan 4,807 ms dibandingkan dengan nilai jitter akibat serangan ddos terhadap switch yaitu 6,165 ms, 5,177 ms dan 6,265 ms. nilai packet loss akibat serangan ddos terhadap controller lebih baik pada beban 9 dan 10 mb/s yaitu 0,0 % dan 2,0% dibandingkan dengan nilai packet loss akibat serangan ddos terhadap switch yaitu 0,3% dan

Tulisan yang relevan

ANALISIS KINERJA TRANSPORT CONTROL PROTOCOL HYBLA PADA WIRELESS MESH NETWORK (Riwanul Narson, 2019) ,

PENGEMBANGAN METODE PENCEGAHAN SERANGAN ADVANCED STEALTH MAN-IN-THE-MIDDLE ATTACK TERHADAP SISTEM KEAMANAN WPA2 (FERIAL WILLY SARJANA, 2019) ,

PENGARUH PANJANG DAN TIPE KUNCI TERHADAP SISTEM KEAMANAN WIRELESS PROTECTED ACCESS II (WPA2) MENGGUNAKAN METODE SERANGAN DICTIONARY ATTACK (Rijalul Akram, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi