DEVILIA WULAN DARI. ASSESSMENT KOROSIVITAS TANAH DI BANDA ACEH BERDASARKAN DATA ELECTRICAL CONDUCTIVITY. Banda Aceh : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Abstrak penelitian untuk mengetahui tingkat laju korositivitas tanah telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik vertical electrical sounding (ves), metode induksi elektromagnetik dan metode ph test. empat titik lokasi penelitian di kecamatan syiah kuala dengan panjang lintasan 30 meter untuk metode geolistrik menggunakan alat super sting. pengukuran em menggunakan alat gf-instrument di setiap lokasi penelitian. pengukuran tingkat ph tahan dilakukan di setiap lokasi penelitian menggunakan alat ph meter. data diolah menggunakan software earthimagerid untuk mendapatkan model penampang 1d bawah permukaan. hasil interpretasi dari empat titik menunjukkan nilai resisitivitas di kedalaman 3 sampai 6 meter berkisar antara 1,2 ?m 6,7 ?m. nilai konduktivitas tinggi dan tingkat ph di lokasi pengukuran >7. dari hasil penampang bawah permukaan setiap titik berada pada daerah konduktif menyebabkan nilai resistvitas rendah dan nilai konduktivitas tinggi. daerah yang konduktif akan

Baca Juga : APLIKASI TEKNOLOGI WATERTREATMENT DENGAN MANGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI UNTUK PERBAIKAN KUALITAS AIR LIMBAH TAHU (Indah Nandayani, 2021) ,

Baca Juga : ANALISIS KONDUKTIVITAS TERMAL PAPAN PARTIKEL DARI JERAMI PADI DENGAN PEREKAT RESIN EPOKSI (FADHOLI RAHMAN SIREGAR, 2019) ,

mperbesar kemunginan terjadinya korosi di daerah terserbut. kata kunci : resistivitas, konduktivitas, tingkat ph, korosivitas, korosi abstract the research to find out the rate of soil corrosivity was done by using vertical electrical sounding (ves) method and electromagnetic induction method and also ph testing method. there were four research location points in syiah kuala subdistrict with 30 meters spread length for geoelectric method that utilized super sting equipment meanwhile em measurements was done by using the gf-instrument tool. the measurement of level acidity and alkalinity (ph) was performed at each study site using the direct soil ph meter device. the data were processed using earthimager 1d software to get the model subsurface 1d cross-section. the interpretation of the result from four points showed that resisitivity values at depths of 3 to 6 meters ranging from 1.2 ?m - 6.7 ?m. the vulues of conductivity for four sites are high and ph level is at more than 7. from the results of subsurface sectional, each point exists in the conductive area that has a corrosive potency for building fondation materials where the all sites include in the coastal area. however, from ph level values there are no indication of corrosivity. this is probably because the measurement of ph level was only 20 -30 cm depth. keywords: resistivity, conductivity, ph level, corrosivity,

Tulisan yang relevan

PENGARUH PENYEBARAN INTRUSI AIR LAUT UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR BERSIH PADA KAWASAN WISATA IBOIH SABANG (Mellisa Saila, 2013) ,

ANALISIS SIFAT TERMAL DAN MEKANIK PAPAN PARTIKEL SEKAM PADI DENGAN VARIASI UKURAN PARTIKEL (ZIA NURKHALIDA HATTA, 2015) ,

ISNTALASI PENERANGAN PADA GEDUNG PSIKOLOGI UIN AR-RANIRY BANDA ACEH (ABDUL RASEK, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi