GUSNI HIDAYAT. UJI PERFORMANSI MESIN PENGGILING TIPE CONICAL BURR MILL TERHADAP BIJI KOPI ROBUSTA. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Ringkasan kopi robusta merupakan jenis kopi yang mendominasi perkebunan kopi di indonesia hingga saat ini. kopi robusta biasanya digunakan sebagai kopi instant atau cepat saji yang memiliki rasa netral serta aroma kopi yang kuat. salah satu aspek dalam pengolahan kopi yang penting untuk diperhatikan yaitu pada proses penggilingan biji kopi yang telah disangrai dengan penanganan teknologi pasca panen menggunakan mesin penggiling biji kopi tipe conical burr mill. penggilingan yang dilakukan dengan mesin ini dapat diatur sehingga menghasilkan berbagai macam jenis kehalusan bubuk kopi. dengan berbagai macam jenis kehalusan bubuk kopi yang dihasilkan tentunya dapat mempengaruhi performansi mesin penggiling dan mempengaruhi mutu hasil gilingan. oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja dari mesin penggiling kopi dengan perlakuan ukuran ayakan. bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah biji kopi robusta yang diperoleh dari bener meriah yang disangrai dengan

Baca Juga : MODIFIKASI MATA PISAU PENCACAH DENGAN TIPE CONICAL BURR MILL PADA MESIN PENGGILING BIJI KOPI (COFFEA SP) (M Saifan Saputra, 2017) ,

Baca Juga : UJI PERFORMANSI MESIN PENGGILING KOPI TIPE CONICAL BURR MILL UNTUK KOPI ARABIKA (FAIRUZ MUNAWIR, 2017) ,

hu 200c selama 10 menit. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) non faktorial. perlakuan yang dilakukan adalah perbedaan kehalusan dengan 3 taraf kehalusan yang diukur dengan ayakan berukuran 35 mesh, 10 mesh, 5 mesh dengan setiap perlakuannya dilakukan sebanyak 3 kali ulangan sehingga diperoleh 9 satuan percobaan. pengamatan dan pengukuran data dilakukan dengan cara analisa sesuai dengan parameter meliputi kapasitas pengilingan, rendemen, persentase kehilangan hasil, kadar air, persentase kelarutan dan uji organoleptik (tekstur, aroma dan rasa). data yang didapatkan kemudian akan dianalisa dengan menggunakan analysis of variance (anova). hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan ukuran ayakan atau tingkat kehalusan memberikan pengaruh nyata terhadap kapasitas penggilingan, kadar air, persentase kelarutan dan uji organoleptik (tekstur,aroma dan rasa), tetapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen dan persentase kehilangan hasil. berdasarkan perlakuan ukuran ayakan 5 mesh didapatkan perolehan terbaik nilai kapasitas penggilingan sebesar 44,469 kg/jam, rendemen 90,951%, persentase kehilangan hasil 9,049% dan kadar air 0,807%. sedangkan pada perlakuan ukuran ayakan 35 mesh didapatkan perolehan terbaik nilai persentase kelarutan sebesar 27,880% dan uji organoleptik terhadap tekstur, aroma serta rasa bubuk kopi robusta hasil dari penggilingan biji kopi robusta menggunakan mesin conical burr mill dengan nilai skor rata-rata yaitu 4 (suka).

Tulisan yang relevan

UJI PERFORMANSI INSTRUMENT BERBASIS TEKNOLOGI LASER PHOTO-ACCOUSTICS UNTUK DEFERENSIASI KOPI (Giar Pramanda Putra, 2019) ,

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI KOPI ROBUSTA (COFFEA CANEPHORA) TERHADAP BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA (Sinta Nova Sari, 2018) ,

PEMILIHAN TEKNIK AKUISISI SPEKTRUM NIRS UNTUK MEMBEDAKAN KOPI ARABIKA GAYO DAN ROBUSTA GAYO DENGAN METODE PCA (PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS) (ALMIZAN, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi