. Modifikasi Pati Ubi Jalar (Ipomoea batatas L(Lam)) menggunakan pengoksidasi hidrogen peroksida. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2013

Abstrak

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat fisik (viskositas) dan kimia (swelling power, kelarutan, kadar karboksil dan karbonil) pati ubi jalar (ipomoea batatas (l) lam) krim dan ungu yang dioksidasi. oksidasi pati dilakukan dengan hidrogen peroksida pada berbagai variasi ph (ph 9, 10 dan 11) dan variasi konsentrasi pengoksidasi (1,2% dan 3% (v/v)) selama 60 menit dengan menggunakan katalis cuso4. secara umum, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pati teroksidasi memiliki nilai swelling power dan kelarutan yang lebih besar dibandingkan pati alami. swelling power tertinggi sebesar 29,76 terjadi pada pati ubi jalar krim yang dioksidasi pada ph 11 dengan konsentrasi h2o2 3% (v/v) dan kelarutan tertinggi teramati pada pati ubi jalar krim yang dioksidasi dengan h2o2 3% (v/v) sebesar 12,40% (ph 10). viskositas pati teroksidasi relatif lebih rendah dibandingkan pati alami. penurunan viskositas tertinggi teramati pada pati ubi jalar ungu yang dioksidasi dengan h2o2

Baca Juga : KARAKTERISASI PATI UBI JALAR UNGURNHASIL ESTERIFIKASI MENGGUNAKAN RNOKTANOIL KLORIDA (Uswatun Hasanah , 2015) ,

Baca Juga : UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH (Nurul Aini , 2016) ,

% (v/v) sebesar 100,3 cp (ph 9). oksidasi menyebabkan pembentukan gugus karbonil. pembentukan gugus karbonil tertinggi terjadi pada pati ubi jalar ungu sebesar 0.692% pada kondisi oksidasi ph 10 dengan konsentrasi h2o2 3% (v/v). pembentukan gugus karboksil juga terjadi ketika pati dioksidasi dengan konsentrasi h2o2 3% (v/v). nilai karboksil tertinggi diperoleh pada pati krim teroksidasi dengan perlakuan oksidasi pada ph 10 (0,067%). oksidasi pati dengan konsentrasi h2o2 1,2% (v/v) hampir tidak menyebabkan terjadinya pembentukan karboksil, kecuali pada pati krim yang dioksidasi pada ph 10 dengan kabstrak penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat fisik (viskositas) dan kimia (swelling power, kelarutan, kadar karboksil dan karbonil) pati ubi jalar (ipomoea batatas (l) lam) krim dan ungu yang dioksidasi. oksidasi pati dilakukan dengan hidrogen peroksida pada berbagai variasi ph (ph 9, 10 dan 11) dan variasi konsentrasi pengoksidasi (1,2% dan 3% (v/v)) selama 60 menit dengan menggunakan katalis cuso4. secara umum, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pati teroksidasi memiliki nilai swelling power dan kelarutan yang lebih besar dibandingkan pati alami. swelling power tertinggi sebesar 29,76 terjadi pada pati ubi jalar krim yang dioksidasi pada ph 11 dengan konsentrasi h2o2 3% (v/v) dan kelarutan tertinggi teramati pada pati ubi jalar krim yang dioksidasi dengan h2o2 3% (v/v) sebesar 12,40% (ph 10). viskositas pati teroksidasi relatif lebih rendah dibandingkan pati alami. penurunan viskositas tertinggi teramati pada pati ubi jalar ungu yang dioksidasi dengan h2o2 3% (v/v) sebesar 100,3 cp (ph 9). oksidasi menyebabkan pembentukan gugus karbonil. pembentukan gugus karbonil tertinggi terjadi pada pati ubi jalar ungu sebesar 0.692% pada kondisi oksidasi ph 10 dengan konsentrasi h2o2 3% (v/v). pembentukan gugus karboksil juga terjadi ketika pati dioksidasi dengan konsentrasi h2o2 3% (v/v). nilai karboksil tertinggi diperoleh pada pati krim teroksidasi dengan perlakuan oksidasi pada ph 10 (0,067%). oksidasi pati dengan konsentrasi h2o2 1,2% (v/v) hampir tidak menyebabkan terjadinya pembentukan karboksil, kecuali pada pati krim yang dioksidasi pada ph 10 dengan kadar karboksil sebesar 0,01%. hasil penelitian diharapkan dapat digunakan untuk memodifikasi pati yang dapat digunakan dalam berbagai industri makanan. kata kunci : ipomoea batatas (l) lam, oksidasi, hidrogen peroksida, swelling power, viskositas, gugus karbonil dan gugus karboksil. adar karboksil sebesar 0,01%. hasil penelitian diharapkan dapat digunakan untuk memodifikasi pati yang dapat digunakan dalam berbagai industri makanan. kata kunci : ipomoea batatas (l) lam, oksidasi, hidrogen peroksida, swelling power, viskositas, gugus karbonil dan gugus karboksil.

Tulisan yang relevan

PENGARUH EKSTRAK DAUN UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) TERHADAP WAKTU PERDARAHAN TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN (DARA AFAZA, 2017) ,

MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DAN SUSU SKIM DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L. POIR) SETELAH PEMBEKUAN (AENDA PUTRINA S. TORONG, 2019) ,

MOTILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DENGA PENAMBAHAN EKSTRAK UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L. POIR) SETELAH PEMBEKUAN (Era Fadillah, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi