RIENI YULIARTI. PENGATURAN WAKTU PANEN PADA DUA VARIETAS UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DALAM UPAYA PENGENDALIAN HAMA BOLENG (CYLAS FORMICARIUS F.) DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Ringkasan indonesia merupakan pusat keanekaragaman ubi jalar ke dua setelah amerika latin. perkembangan produksi ubi jalar di indonesia sampai saat ini masih terbilang rendah karena beberapa faktor seperti umur, jenis atau varietas, kesuburan tanah, ketinggian tempat penanaman, iklim (musim tanam), serta gangguan hama dan penyakit. hama boleng (cylas formicarius f.) merupakan hama utama yang menyerang tanaman ubi jalar. penggunakan insektisida untuk mengendalikan hama boleng memiliki efek samping terhadap lingkungan dan manusia, sehingga pengendalian hama dengan metode yang ramah lingkungan mulai diminati yaitu dengan cara pembumbunan bedengan yang cukup tinggi, rotasi tanaman, membuang atau memusnahkan seluruh sisa tanaman yang terinfeksi, menanam klon unggul serta panen tepat waktu. pengaturan waktu panen telah dilakukan oleh petani tetapi belum ditemukan waktu panen yang tepat untuk mengendalikan hama ini. maka perlu diteliti mengenai pengaturan

Baca Juga : PENGATURAN WAKTU PANEN PADA DUA VARIETAS UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DALAM UPAYA PENGENDALIAN HAMA BOLENG (CYLAS FORMICARIUS F.) DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (RIENI YULIARTI, 2018) ,

Baca Juga : UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) TERHADAP SERANGAN HAMA BOLENG (CYLAS FORMICARIUS F.) (DINDA KARTIKA M, 2018) ,

tu panen yang tepat untuk mencegah serangan hama boleng pada tanaman ubi jalar. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial 5x2 dengan 4 ulangan. faktor pertama adalah waktu panen yang terdiri dari 5 taraf yaitu waktu panen saat umur 12, 13, 14, 15 dan 16 minggu setelah tanam (mst). faktor kedua adalah varietas yang terdiri dari 2 taraf yaitu varietas antin-1 dan kalasan, dengan demikian ada 40 bedengan. masing-masing bedengan diambil 50 tanaman ubi jalar sebagai sampel sehingga total tanaman sampel yang digunakan yaitu 200 tanaman. peubah yang diamati adalah jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi terserang, bobot umbi basah, bobot ubi jalar yang terserang hama, bobot umbi yang dipasarkan, jumlah umbi yang dipasarkan, persentase serangan hama dan populasi hama. hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara waktu panen dan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah umbi layak pasar namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah umbi ubi jalar, jumlah umbi terserang hama boleng, bobot umbi basah, bobot umbi terserang hama boleng, persentase serangan dan populasi hama boleng. jumlah umbi layak pasar terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan waktu panen 14 mst dan varietas kalasan. perlakuan waktu panen berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi terserang, persentase serangan hama dan populasi hama. perlakuan waktu panen berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah umbi per tanaman, bobot umbi basah, bobot umbi terserang dan jumlah umbi layak pasar per tanaman. produksi ubi jalar tertinggi dan persentase serangan hama boleng terendah yaitu pada waktu panen 12 mst. perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah umbi terserang hama boleng, jumlah umbi layak pasar, persentase serangan hama boleng dan populasi hama namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah umbi per tanaman, bobot umbi basah dan bobot umbi terserang. produksi ubi jalar tertinggi dan persentase serangan hama boleng terendah yaitu pada varietas

Tulisan yang relevan

UJI PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH (Nurul Aini , 2016) ,

PENGARUH EKSTRAK DAUN UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) TERHADAP WAKTU PERDARAHAN TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN (DARA AFAZA, 2017) ,

PERBANDINGAN KEUNTUNGAN USAHATANI BENGKUANG DAN UBI JALAR YANG DITUMPANGSARIKAN PADA LABAN TANAMAN KAKAO DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Fhadilah Andriany, 2020) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi