Fachrun Rizaldi. EVALUASI NILAI LENDUTAN PERMUKAAN JALAN DAN PERENCANAAN LAPIS TAMBAH PERKERASAN (STUDI KASUS: JALAN LAMBARO BATAS PIDIE). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Evaluasi nilai lendutan permukaan jalan dan perencanaan lapis tambah perkerasan (studi kasus: jalan lambaro - batas pidie) oleh : fachrun rizaldi nim. 1209200060118 komisi pembimbing : 1. dr. ir. m. isya, m.t. 2. dr. ir. sofyan m. saleh, m.sc. eng. abstrak jalan lambaro - batas pidie adalah sebuah jalan yang terletak di kabupaten aceh besar dan mempunyai fungsi penting sebagai sebuah jalan nasional. jalan ini menghubungkan dari kabupaten aceh besar ke kabupaten pidie, dimulai dari kecamatan ingin jaya hingga kecamatan lembah seulawah. saat ini, terdapat kerusakan perkerasan jalan yang membutuhkan pekerjaan lapis tambah pada jalan tersebut sehingga perkerasannya perlu dilakukan pemeliharaan. penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai tebal lapis tambah perkerasan dengan menggunakan alat falling weight deflectometer (fwd) dan benkelman beam (bb). perencanaan tebal lapis tambah berdasarkan perencanaan tebal lapis tambah perkerasan lentur dengan metoda lendutan

Baca Juga : EVALUASI KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) SERTA ALTERNATIF PENANGANANNYA (STUDI KASUS RUAS JALAN BEUREUNUEN BATAS KEUMALA) (YUSWARDI RAMLI, 2017) ,

Baca Juga : EVALUASI KONDISI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR DI ATAS TANAH EKSPANSIF (STUDI KASUS RUAS JALAN BIREUEN-TAKENGON STA.70+175 - STA.74+925) (Mukhlis, 2018) ,

(pd t-05-2005-b). segmen dari penelitian ini adalah di jalan lambaro - batas pidie, data yang diambil adalah dari titik yang sama antara fwd dan bb. titik ini dimulai dari sta 14+250 sampai dengan sta 16+300. untuk merencanakan tebal lapis tambah, penelitian ini membutuhan lendutan hasil pengujian dari fwd dan bb, kemudian hasilnya dikoreksi. setelah mendapatkan hasil lendutan terkoreksi, proses selanjutnya adalah menghitung faktor keseragaman (fk), lendutan wakil (dsbl ov), lendutan rencana (dstl ov), tebal overlay (ho), faktor ketebalan lapis tambah (fo), dan ketebalan lapis tambah terkoreksi (ht). hasil dari penelitian ini adalah tebal lapis tambah perkerasan dari fwd dan bb, ketebalan yang didapat adalah 7 cm untuk fwd dan 9 cm untuk bb. dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa nilai fk adalah di bawah 30% dan perkerasan lapis tambah adalah laston dengan modulus resilien 2.000 mpa dan nilai stabilitas marshall minimum adalah 800 kg. kata kunci : overlay, perencanaan, perkerasan lentur, fwd, bb. evaluation of highway surface deflection value and overlay pavement design (case study: jalan lambaro - batas pidie) by : fachrun rizaldi student reg. no. 1209200060118 committe of supervisory 1. dr. ir. m. isya, m.t. 2. dr. ir. sofyan m. saleh, m.sc. eng. abstract jalan lambaro - batas pidie is a highway that located in aceh besar district, and has important function as a national highway. this highway is connecting from aceh besar district to pidie district, started from ingin jaya district to lembah seulawah district. there is pavement damage that needs overlay activity in the highway, so the pavement is needed to maintain. this study is performed to find the overlay thick of pavement by using falling weight deflectometer (fwd) and benkelman beam (bb) tools. overlay thick design is based on design of overlay thick of flexible pavement by deflection method (pd t-05-2005-b). the segment of this study is in jalan lambaro - batas pidie highway, the data that taken is from the same point between fwd and bb. this is from sta 14+250 to sta 16+300. to design the overlay, this investigation need the testing result deflection of fwd and bb, then the value result is corrected. after the obtain corrected deflection value, the next process is calculating uniformty factor (fk), representative deflection (dsbl ov), design deflection (dstl ov), overlay thick (ho), factor of overlay thickness (fo), and corrected overlay thick (ht). the result of this study is the overlay thick from fwd and bb, it is 7 cm for fwd and 9 cm for bb. from the study result, the conclution is the fk value is under 30% and used overlay pavement is concrete asphalt layer with 2,000 mpa resilient modulus and minimum stability of marshall value is 800 kg. keywords : overlay, design, flexible pavement, fwd,

Tulisan yang relevan

PENGARUH BEBAN KENDARAAN TERHADAP BIAYA PEMELIHARAAN JALAN NASIONAL DI PROVINSI ACEH (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR RUAS JALAN LAMBARO BATAS PIDIE) (Denny Firdaus, 2018) ,

PENGGUNAAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) UNTUK PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN GEUMPANG - BATAS ACEH BARAT, KABUPATEN PIDIE) (MONA MELYAR, 2021) ,

ANALISIS DAMPAK BEBAN BERLEBIH KENDARAAN TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR ACEH) (Syafriana, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi