Sonria Derni A. PERILAKU BALOK PROFIL DOUBLE KANAL (C) FERROFOAM CONCRETE DENGAN PLAT BAJA DAN BAUT SEBAGAI ALAT PENYAMBUNG (STUDI KASUS : VARIASI JUMLAH BAUT). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Perilaku balok profil double kanal (c) ferrofoam concrete dengan plat baja dan baut sebagai alat penyambung (studi kasus : variasi jumlah baut) oleh : sonria derni. a nim : 1209200060011 komisi pembimbing : dr. ir. mochammad afifudin, m. eng dr. ir. abdullah, m. sc abstrak jembatan adalah konstruksi yang berperan dalam menghubungkan satu ruas jalan dengan jalan lainnya. namun masih banyak di daerah daerah yang ruas jalannya dihubungkan dengan jembatan yang konstruksinya terbuat dari material kayu, sehingga kondisinyapun telah rusak dan tidak layak lagi untuk di lalui. penelitian ini di lakukan sebagai upaya untuk menentukan balok gelagar lantai jembatan rangka. gelagar yang lebih panjang tentunya lebih berat dari gelagar yang pendek, maka beton ringan dapat menjadi suatu alternatif sebagai pengganti beton struktur dalam penelitian ini. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan dari batang penampang balok profil kanal ferrofoam concrete dengan penambahan

Baca Juga : PERILAKU SAMBUNGAN BAUT PADA STRUKTUR BALOK PROFIL KANAL (C) FERROFOAM CONCRETE DENGAN TINGGI 450 MILIMETER SEBAGAI ALTERNATIF GELAGAR JEMBATAN (Irwansyah, 2016) ,

Baca Juga : KAPASITAS PENAMPANG BALOK PROFIL DOUBLE KANAL (C) FERRO FOAM CONCRETE (AULIA RAHMAN, 2016) ,

olan terhadap variasi jumlah alat sambung baut. benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 benda uji profil kanal c dengan panjang 2000 mm disambung menggunakan baut dan plat menjadi 10 buah profil kanal i, dan menjadi 5 benda uji profil i setelah dilakukan penyambungan dengan alat penyambung. tinggi profil kanal c (h) 450 mm, lebar flen (lf) 225 mm, tebal web (tw) 30 mm dan tebal flen (tf) 30 mm, dengan variasi jumlah baut yaitu : 2 baut (2 benda uji) dan 4 baut (2 benda uji) masing-masing 1( benda uji) menggunakan plat penyambung pada sisi badan dan 1(benda uji) tidak memakai plat penyambung pada badan. sedangkan benda uji yang menggunakan 6 baut (1 benda uji) diberi perlakuan tanpa menggunakan pelat penyambung badan. beton direncanakan memiliki kuat tekan (fc) 35 mpa dan baja yang digunakan yaitu besi ulir d8. hasil dari penelitian didapat kapasitas 450.6 lebih besar 103% dibandingkan dengan profil 450.2a, kapasitas 450.4a lebih besar 89% dibandingkan profil 450.2a.profil 450.4b dengan penambahan 2 buah baut pada bagian sayap dan badan profil meningkatkan kapasitas profil tersebut sebesar 47% dibandingkan profil 450.2b.daktilitas panel 450.6 memiliki indeks daktilitas sebesar 24% dibanding profil 450.2a. daktilitas profil 450.4a terjadi penurunan indeks daktilitas sebesar 18% dibandingkan profil 450.2a. penambahan 2 jumlah baut pada sayap dan badan profil 450.4b mengakibatkan terjadinya kenaikan daktilitas sebesar 76% dibandingkan profil 450.2b. kata kunci : perilaku sambungan baut balok profil kanal (c), pozzolan, kuat lentur, variasi jumlah baut. behaviour of ferrofoam concrete double canal (c)beam profile with steel plate and bolts as connection tools (case study: variation number of bolts on wing profile) by : sonria derni nim : 1209200060011 advisor commission : dr. ir. mochammad afifudin, m. eng dr ir. abdullah, m.sc abstract bridges are constructions that play a role in connecting one road segment to another. however, there are still many areas whose segments are connected with bridges whose construction is made of wood material, so the condition has been damaged and no longer feasible to pass. this research is done as an effort to determine the bridge floor frame made girder longer than previous research. longer girder is certainly heavier than short girders, light concrete can be an alternative as a substitute for concrete structures in this study. the purpose of this research is to know the strength cross section of ferrofoam concrete canal beam profile channel with the addition of pozzolan to variation number of bolts connect tool. the test specimens used in this research are 20 specimens. canal profile c with 2000 mm of length is connected using bolts and plates to 10 pieces of canal profile c, and into 5 test specimens i. the high canal profile c (h) 450 mm, wide of flen (lf) 225 mm, thick of web (tw) 30 mm and thick of flen (tf) 30 mm, with variation number of bolts ie 2 bolts (2 specimens) and 4 bolts (2 specimens) each 1 (test specimen) using a joint plate on the side of the body and 1 (specimen) not using a joint plate on the body. while the test object that uses 6 bolts (1 specimen) is treated without using the body connector plate. concrete is planned to have compressive strength (f'c)> 35 mpa and steel used is iron screw d8. the results of the study obtained capacity of 450.6 larger 103% compared with the profile 450.2a, capacity of 450.4a greater 89% than the profile 450.2a. profile 450.4b with the addition of 2 bolts on the wings and body of profile increased the profile capacity by 47% compared to 450.2b profile. panel ductility 450.6 has a ductility index 24% over the 450.2a profile. there was a decrease in index ductility of ductility profile 450.4a by 18% compared to profile 450.2a. the addition of 2 bolts on the wings and body of profile 450.4b resulted increase in ductility by 76% compared to 450.2b profile. keyword : behavior bolt beam connection canal profile (c), pozzolan, strong bending, variation number of

Tulisan yang relevan

PERILAKU BALOK PROFIL KANAL (C) KONSFIGURASI (I) FERROFOAM CONCRETE AKIBAT BEBAN LENTUR (Farid Saputra, 2017) ,

PENGARUH VARIASI TULANGAN TARIK PADA BALOK PROFIL KANAL (C) FERRO FOAM CONCRETE DENGAN PENAMBAHAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT AKIBAT BEBAN LENTUR (REJA FAHLEZA, 2014) ,

PENGARUH VARIASI TINGGI BALOK PADA PROFIL KANAL (C) FERRO FOAM CONCRETE DENGAN PENAMBAHAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT AKIBAT BEBAN LENTUR (Muhammad Azwar, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi