Raudhatul Jannah. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA SPELLING PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BANDA ACEH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Abstrak jannah, raudhatul. 2017. penerapan model pembelajaran make a match berbantuan media spelling puzzle untuk meningkatkan hasil belajar ips terpadu siswa kelas viii di smp negeri 3 banda aceh. skripsi, jurusan pendidikan geografi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas syiah kuala. pembimbing: (1) drs. abdul wahab abdi, m. si. (2) dra. dyah rahmani, m. si. kata kunci: penerapan, make a match, spelling puzzle, hasil belajar, ips terpadu model pembelajaran make a match adalah suatu teknik pembelajaran mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topik sehingga semua siswa aktif dalam pembelajaran. spelling puzzle merupakan media berupa puzzle yang terdiri atas gambar-gambar dan huruf-huruf acak untuk dipasangkan menjadi gambar dan kosakata yang benar. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; (1) bagaimana peningkatan hasil belajar siswa; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; serta

Baca Juga : PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATERI IPS TERPADU DAN KEAKTIFAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BROKEN TRIANGLE DAN TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA VISUAL PESERTA DIDIK SMP NEGERI 3 BANDA ACEH (HARMAYUNITA, 2020) ,

Baca Juga : PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH (Cut Khairul Rizqa, 2020) ,

) respon siswa terhadap model pembelajaran. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respon siswa terhadap model pembelajaran make a match berbantuan media spelling puzzle. subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas viii-2 smp negeri 3 banda aceh yang berjumlah 30 orang. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) lembar pre-test dan post-test; (2) lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) angket respon siswa. analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 50% pada siklus i menjadi 70% pada siklus ii, dan 93% pada siklus iii. persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 40% pada siklus i menjadi 70% pada siklus ii, dan 90% pada siklus iii; (2) jumlah aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas sesuai pada siklus i menjadi 8 aktivitas sesuai pada siklus ii, dan 10 aktivitas sesuai pada siklus iii; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,5 dengan kategori sedang pada siklus i menjadi 3,14 dengan kategori baik pada siklus ii, dan 3,45 dengan kategori baik pada siklus iii; (4) pada umumnya atau sebanyak 96% siswa menyatakan setuju bahwa pembelajaran make a match berbantuan media spelling puzzle sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi

Tulisan yang relevan

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN TEBAK KATA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH (RIZQA NURULLAH MJ, 2016) ,

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CROSSWORD PUZZLE DENGAN MODEL WORD SQUARE DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI 14 BANDA ACEH (RAMIDA ANUM, 2015) ,

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA RNYANG MENGGUNAKAN MODEL MAKE-A MATCH DAN INDEX CARD MATCH DI SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH (SYARIFAH MAWADDAH MISWAR, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi