Dzirratur Rahmi. IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI MENGGUNAKAN SOAL TES OPEN-ENDED PROBLEM PADA MATERI KOLOID DI SMA/MA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2017

Abstrak

Abstrak kata kunci: tes open-ended problem, berpikir kreatif, koloid telah dilakukan penelitian dengan judul “identifikasi kemampuan berpikir kreatif siswa kelas xi menggunakan soal tes open-ended problem pada materi koloid di sma/ma kota banda aceh”. tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menjawab soal-soal kimia pada materi koloid yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. populasi penelitian ini yaitu siswa kelas xi sma/ma di kota banda aceh. jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes dan angket. pengolahan data secara kualitatif dalam bentuk persentase hasil ketercapaian kemampuan berpikir kreatif pada aspek fluency, flexibility, dan novelty. berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil berpikir kreatif pada aspek fluency sebesar 60% di kelas xi ia 4 dengan kategori baik, 36% di kelas xi ia 1 dengan kategori kurang dan

Baca Juga : TINGKAT BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMECAHAN DAN PENGAJUAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI TIPE SOAL OPEN ENDED DI SMP (Rahmawati, 2017) ,

Baca Juga : PERKEMBANGAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI ELPSA FRAMEWORK DI SMP (NURHALIMAH, 2016) ,

62% di kelas ia 3 dengan kategori baik, aspek flexibility sebesar 64% di kelas xi ia 4 dengan kategori baik, 41% di kelas xi ia 1 dengan kategori cukup dan 61% di kelas xi ia 3 dengan kategori baik dan aspek novelty sebesar 52% di kelas xi ia 4 dengan kategori cukup, 37% di kelas xi ia 1 dengan kategori kurang dan 50% di kelas xi ia 3 dengan kategori cukup. tingkatan kemampuan berpikir kreatif yang mampu dicapai oleh siswa dengan presentase tertinggi ialah aspek fluency. berdasarkan hasil angket tanggapan siswa, siswa memberikan respon positif terhadap soal tes open ended-problem sebesar 80,57%. hasil angket tanggapan guru menunjukkan bahwa semua guru memberikan respon positif terhadap penggunaan soal open-ended problem sebesar 100%. berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan soal open-ended problem siswa lebih mudah mengeluarkan pendapatnya dan dapat membuat guru mengetahui tingkat berpikir kreatif siswa.

Tulisan yang relevan

PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI PERBANDINGANRNSISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH (Nur Irsyadiyati, 2015) ,

TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER PADA MATERI SEGIEMPAT DI KELAS VII SMP NEGERI 16 BANDACEH (Siti Sara, 2018) ,

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMPN 1 BANDA ACEH (RAUZATUL JANNAH, 2020) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi