JOLY SRIANTY. EVALUASI KONDISI KEMANTAPAN JALAN BERKAITAN DENGAN LALU LINTAS DAN JENIS PENANGANAN (STUDI KASUS JARINGAN JALAN ARTERI SEKUNDER DALAM KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang harus memiliki kondisi mantap untuk memberikan pelayanan yang maksimum terhadap pengguna jalan. kerusakan jalan lebih cepat dari umur rencana sering terjadi khususnya di jalanjalan arteri. rehabilitasi dan pemeliharaan jalan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar mencapai umur layan sesuai yang direncanakan. oleh karena itu diperlukan kondisi mantap jalan agar dapat terus memberikan pelayanan yang optimal selama umur rencana jalan yang telah ditetapkan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kemantapan jalan nasional pada sistem jaringan arteri sekunder dalam kota banda aceh, hubungan kondisi kemantapan jalan terhadap lalu lintas harian rata-rata (lhr), ketersediaan dana daftar isian pelaksana anggaran (dipa), dan jenis penanganan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2011-2015). data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui survei kondisi

Baca Juga : EVALUASI PENILAIAN KONDISI JALAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN REKOMENDASI PENANGANAN PEMELIHARAAN JALAN (STUDI KASUS : RUAS JALAN KM.77 (BATAS PIDIE) - BATAS KOTA SIGLI) (Evi Zulfan, 2017) ,

Baca Juga : PEMETAAN KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN VIDEO IMAGE DAN GOEGRAPHIC INFOERMATION SYSTEM (GIS) DI RUAS JALAN BANDA ACEH-KRUENG RAYA STA 0+000 S/D STA 13+700 (Yelfi Agusria, 2019) ,

jalan (skj) dan data sekunder diperoleh dari satuan kerja perencanaan dan pengawasan jalan nasional (p2jn) provinsi aceh yaitu data kemantapan jalan (2011-2014), data lhr dan dana dipa dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2011-2015), data penanganan ruas jalan yang ditinjau (2011-2014), data international roughness index (iri) tahun 2015 dan data kondisi jalan tahun 2011-2015. metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif yaitu membandingkan kondisi jalan dengan data lhr, dipa, dan jenis penanganan sedangkan untuk analisis penilaian kondisi jalan mengacu pada metode bina marga dengan perhitungan surface distress index (sdi) untuk jalan beraspal. hasil penelitian ini adalah kondisi jalan pada tahun 2015 berada pada kondisi baik dengan nilai 100% mantap. hubungan kondisi kemantapan jalan terhadap lhr diketahui bahwa lhr yang terus meningkat tidak mempengaruhi kondisi mantap jalan dan jenis penanganan diketahui sudah sesuai fungsinya untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan. hubungan kemantapan jalan dan ketersediaan dana dipengaruhi oleh naik turunnya ketersediaan dana dipa untuk program pemeliharaan setiap tahunnya. kata kunci: kemantapan jalan, survei kondisi jalan, surface distress

Tulisan yang relevan

STUDI PENENTUAN PRIORITAS KEGIATAN PENANGANAN RUAS JALAN NASIONAL BIREUEN LHOKSEUMAWE PANTONLABU (RISDIANSYAH, 2014) ,

STUDI TINGKAT PELAYANAN JALAN, BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN MANAJEMEN LALU LINTAS DI RUAS JALAN K.H.AHMAD DAHLAN BANDA ACEH (M Rizky Pahlevi, 2016) ,

PRIORITAS PENANGANAN JALAN NASIONAL BERDASARKAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIARN(STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH) (Mifa Maulidya, 2014) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi