radifa husna. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2013

Abstrak

Abstrak kata kunci : model scramble, hasil belajar, geografi model scramble adalah teknik membagikan kartu soal dan kartu jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia namun dengan susunan yang acak dan siswa bertugas mengoreksi jawaban tersebut sehingga menjadi jawaban yang tepat. penelitian menerapkan model pembelajaran scramble ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menerapkan model pembelajaran scramble; (2) aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran yang diajarkan dengan menerapkan model pembelajaran scramble; (3) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang diajarkan dengan menerapkan model pembelajaran scramble; dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran yang diajarkan dengan menerapkan model pembelajaran scramble. subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas viii-1 smp negeri 16 banda aceh yang berjumlah 30 orang. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar

Baca Juga : PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE WORD SQUARE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE SCRAMBLE SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 BANDA ACEH (Fitria Ilmita, 2014) ,

Baca Juga : PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN TIPE CIRC PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIII SMP NEGERI 18 BANDA ACEH (Asrawati, 2015) ,

atan aktivitas guru dan siswa pada model pembelajaran scramble, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola model pembelajaran scramble, dan angket respon siswa dalam menggunakan model pembelajaran scramble. analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara klasikal siklus i adalah 70 persen, dan meningkat menjadi 90 persen pada siklus ii; (2) aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran pada siklus i dan ii yaitu 20 persen dikategorikan sesuai, aktivitas mencerminkan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran scramble; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model pembelajaran scramble semakin terampil dengan skor rata-rata pada siklus i yaitu 2,7 dalam kategori baik kemudian meningkat pada siklus ii yaitu 3,52 dikategorikan sangat baik; dan (4) persentase respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran scramble pada materi permasalahan lingkungan di indonesia dan upaya penanggulangannya adalah 82,8 persen siswa mengatakan senang terhadap komponen pembelajaran, 78,5 persen siswa mengatakan materi yang diberikan adalah materi baru, 88 persen siswa berminat untuk mengikuti proses belajar mengajar, 100 persen siswa memahami bahasa yang digunakan guru, dan 88 persen siswa berpendapat model scramble dapat memperjelas pemahaman terhadap

Tulisan yang relevan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH (radifa husna, 2013) ,

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKAE A MATCH DAN TIPE SCRAMBLE PADA MATERI SEGI EMPAT DI KELAS VII SMP PKPU ACEH BESAR TAHUN PELAJARAN 2011-2012 (Rita Handayani, 2013) ,

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALITY (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR. (Ryan Nova Pahlawan, 2014) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi