Orin Asdarina. UPAYA GURU MENGEMBANGKAN KAREKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Orin asdarina. 2016. upaya guru mengembangkan karekter siswa melalui pembelajaran matematika. maraknya krisis moral yang terjadi dikalangan pelajar, menimbulkan keresahan dan kecemasan dari berbagai elemen bangsa. salah satu solusi untuk mengatasi masalah-masalah krisis moral tersebut adalah melalui jalur pendidikan karakter. dalam mewujudkan pendidikan karakter, guru adalah pihak yang berhubungan langsung dengan siswa, maka guru merupakan ujung tombak dari program pendidikan yang harus menunjukkan sikap positif terhadap pembentukan karakter siswa. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru mengembangkan karakter siswa melalui pembelajaran matematika, mengetahui perkembangan karakter siswa serta mengetahui akibat upaya guru mengembangkan karakter berpikir kritis dan karakter berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif. subjek dalam penelitian adalah satu orang guru matematika kelas v-2 min tungkop

Baca Juga : MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL DARI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGETAHUAN CALON GURU MATEMATIKA (MUTIA MENTARI, 2019) ,

Baca Juga : PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN MOTIVASI SISWA SMP MELALUI MODEL MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DENGAN MENGGUNAKAN GAME MATEMATIKA ONLINE (Andriani, 2019) ,

upaten aceh besar. data penelitian dikumpulkan melalui pengamatan dan wawancara terhadap guru dan siswa serta melalui tes kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis yang diberikan kepada siswa. data dianalisis secara kualitatif berdasarkan indikator dari karakter yang diamati. berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 1) guru sudah melakukan upaya yang bervariasi dalam mengembangkan karakter siswa yaitu karakter demokratis, mandiri, rasa ingin tahu, berpikir kreatif dan berpikir kritis melalui pembelajaran matematika. 2) perkembangan karakter siswa mengalami peningkatan ditinjau dari karakter demokratis, mandiri, rasa ingin tahu, berpikir kreatif dan berpikir kritis. 3) kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa-siswa kelas v-2 dalam kategori “sangat rendah”. hal ini disebabkan dari segi siswanya, siswa kelas v-2 mengalami kesulitan dalam memahami oleh dua faktor yang mempengaruhinya, yaitu dari segi siswa dan dari segi guru, dilihat dan merencanakan penyelesaian soal cerita. kemudian dari segi guru, upaya guru mengembangkan karakter berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa masih tergolong minim, dalam proses pembelajaran guru telah telah berupaya memberikan soal-soal yang memuat berpikir kritis dan kreatif, namun dorongan yang diberikan guru agar siswa berpikir kritis dan kreatif masih sangat jarang. kata kunci: karakter, karakter demokratis, mandiri, rasa ingin tahu, berpikir kreatif dan berpikir

Tulisan yang relevan

KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI KELAS IX MTSN 4 BANDA ACEH (Aulia Mustika, 2019) ,

KEMAMPUAN GURU MENGANALISIS DAN MEMANFAATKAN “VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA” (RAHMI HAYATI, 2016) ,

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS (STEM) PADA MATERI INTEGRAL (Raudhatul Husna, 2021) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi