Zulchaidir. KEUNEUNONG SEBAGAI ADAPTASI MASYARAKAT KECAMATAN PULO ACEH DALAM MENGHADAPI BENCANA HIDROMETEOROLOGI. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Tesis ini membahas tentang keuneunong sebagai adaptasi masyarakat pulo aceh dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. keuneunong adalah sistem kalender pertanian dan perikanan yang sudah digunakan secara turun temurun dengan berpedoman pada pertemuan gugusan bintang kala (scorpio) dengan peredaran bulan dilangit. penelitian ini mengkaji salah satu bentuk local and indigenous knowledge (link) masyarakat pulo aceh dalam memprediksi perubahan cuaca atau musim dengan menggunakan perhitungan keuneunong sebagai sistem peringatan dini (early warning system) dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. penelitian ini menggunakan metode kualitatif. sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer (field research) dan data sekunder (library research). hasil analisis data menunjukkan bahwa masyarakat menggunakan keuneunong sebagai pedoman mereka dalam melakukan segala aktifitas sehari-hari dalam penentuan musim tanam, panen padi, perikanan, badai, kondisi ekstrim alam lainnya dan jenis

Baca Juga : STUDI ETNOMATEMATIKA PENENTUAN MUSIM KEGIATAN PERTANIAN TRADISIONAL ACEH (Lestari Bunga Puspa, 2019) ,

Baca Juga : KAJIAN PENGETAHUAN ASLI DAN LOKAL UTEUN PASIE DAN UTEUN BANGKA TERHADAP PENGURANGAN RISIKO BENCANA DI KECAMAMATAN KEPULAUAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR (Imam Munandar, 2016) ,

kan yang dapat ditangkap oleh nelayan dalam waktu tertentu. dalam melakukan adaptasi terhadap perubahan cuaca dan iklim masyarakat di kecamatan ini mengubah tata cara pertanian dan peralatan tangkap yang digunakan dalam bidang perikanan. kurangnya minat generasi muda dalam mempelajari keuneunong mengakibatkan pengetahuan masyarakat tentang keuneunong di daerah ini semakin hilang dimana 39% responden mengetahui tentang konsep dasar keuneunong dengan baik dan 61% tidak mengetahui. 20% responden mengetahui gejala alam yang terjadi untuk setiap keunong sedangkan 80% tidak mengetahui. 44% responden mengetahui manfaat keuneunong dan 56% tidak mengetahui. untuk itu dibutuhkan suatu strategi dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, pemerintah, lembaga adat, dan stakeholder dalam mensosialisasikan keuneunong dan menyebarkan informasi kebencanaan sesuai dengan tingkat kerawanan perlu direalisasikan dengan cepat dan meyeluruh agar tingkat risiko bencana dapat diminimalisir. kata kunci : keuneunong, bencana hidrometeorologi,

Tulisan yang relevan

ANALISIS TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN MEUREBO KABUPATEN ACEH BARAT (Saifuddin, 2015) ,

ADAPTASI MASYARAKAT GAMPONG LEUGE KABUPATEN ACEH TIMUR TERHADAP BENCANA BANJIR PASANG (IE TUARA) (Teuku Youvan, 2015) ,

PENGARUH METODE SIMULASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA GEMPA BUMI DI SD ULEE PAYA PULO BREUH RNACEH BESAR (POCUT ZAIRIANA FINZIA, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi