achmad kamil. ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH MEMAKAI DATA CONE PENETRATION TEST. Banda Aceh : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Indonesia berada pada daerah dengan aktivitas gempa bumi yang cukup tinggi khususnya provinsi aceh. salah satu wilayah di aceh yang terkena dampak paling besar akibat gempa bumi dan tsunami adalah kota banda aceh khususnya kecamatan kuta alam. pada perencanaan suatu bangunan atau infrastruktur di kota ini harus dilakukan survey investigation design (sid) atau pemeriksaan tanah dengan sangat teliti, baik itu pemeriksaan tanah di lapangan maupun di laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan detail enginering design (ded). bangunan-bangunan yang memicu konsentrasi massa harus dibangun dengan konstruksi tahan gempa sesuai dengan daya dukung tanah masing-masing. banyak perencana kesulitan menentukan tingkat kekerasan tanah pada suatu wilayah perencanaan. kondisi ini terjadi karena tidak tersedianya peta kekerasan tanah pada kota banda aceh, khususnya kecamatan kuta alam. pemetaan tingkat kekerasan tanah pada suatu wilayah merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi dan

Baca Juga : ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN DATA CONE PENETRATION TEST (Try Agus Yuni Kusuma, 2015) ,

Baca Juga : PENENTUAN LAPISAN SEDIMEN MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DAN PERBANDINGAN DENGAN HASIL CONE PENETRATION TEST (CPT) DI KECAMATAN KUTA ALAM, BANDA ACEH (SAIDINA GAMAL ABDEL NASEER, 2020) ,

ahkan perencana bangunan menentukan tingkat kekerasan tanah menurut sni 1726-2012 pada suatu wilayah perencanaan. analisis pemetaan tingkat kekerasan tanah ini menggunakan data hasil pengujian cpt (cone penetration test) yang dikorelasikan ke nilai parameter sudut geser untuk menentukan nilai standard penetration test (spt) sehingga didapatkan jenis tanah berdasarkan tingkat kekerasannya. kemudian dipetakan dengan memakai software arcgis 10 yang dikembangkan oleh esri (environment science & research institute). hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67 % dari lokasi yang ditinjau memiliki tanah tipe lunak pada kedalaman 0 s.d 2 m dan tanah sedang pada kedalaman di bawah 2 m. sedangkan masing-masing 13,33% dari lokasi yang ditinjau memiliki tipe tanah lunak pada kedalaman 0 s.d. 3 m dan kedalaman 0 s.d 4 m dengan tanah sedang pada kedalaman di bawah 3 m dan 4 m. sisanya merupakan tanah lunak dan tanah sedang dengan kedalaman yang

Tulisan yang relevan

ANALISIS GELOMBANG GESER (VS) MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALISYS OF SURFACE WAVE) DI KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Muhammad saputra, 2016) ,

ANALISIS KECEPATAN GELOMBANG GESER (VS ) MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE) DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (Rahmatul Ulfa, 2018) ,

ANALISIS LAPISAN TANAH BERDASARKAN METODE MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE DAN METODE CONE PENETRATION TEST (CUT ATIKA HASYA, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi