Zikri Mustaqim. PENGARUH TEMPERATUR KARBONASI DAN KONSENTRASI ZNCL2 TERHADAP KUALITAS KARBON AKTIF DARI AMPAS KOPI. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Karbon aktif merupakan zat yang dapat menyerap zat-zat pengganggu yang tidak diinginkan dalam suatu produk, digunakan sebagai adsorben untuk menghilangkan warna, bau, zat pencemar pada minyak, penjernihan air dan sebagainya. penelitian ini dilakukan dengan membandingkan temperatur karbonasi dan konsentrasi aktivator zncl2 mana yang paling baik dalam pembuatan karbon aktif dari ampas kopi. rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor. faktor pertama adalah temperatur karbonasi (s) yang terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu s1 = 500 oc, s2 = 600 oc, dan s3 = 700 oc. faktor kedua adalah konsentrasi zncl2 (k) yang terdiri atas 2 (dua) taraf yaitu k1 = konsentrasi 20% dan k2 = konsentrasi 30%. karbon aktif yang dihasilkan memiliki rendemen 16,34 - 27,67%, kadar air 0,81 2,15%, kadar abu 4,69 - 8,05%, dan daya serap iodium 445,255 634,65 mg/g. temperatur karbonasi (s) berpengaruh sangat nyata terhadap nilai rendemen

Baca Juga : PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI AMPAS KOPI DENGAN AKTIVASI KIMIA MENGGUNAKAN ZNCL2, H3PO4, DAN KOH (Tomi Mukhtar, 2014) ,

Baca Juga : STUDI KINETIKA ADSORPSI KARBON AKTIF DARI AMBAS KOPI YANG DIAKTIVASI MENGGUNAKAN GELOMBANG MIKRO (HUMAIRA, 2021) ,

karbon aktif dan berpengaruh nyata terhadap kadar abu karbon aktif ampas kopi. rendemen karbon aktif pada temperatur karbonasi 500oc (s1) lebih tinggi (26,70%) dan kadar abunya lebih rendah (5,44%) dari temperatur karbonasi 600oc (s2) dan 700oc (s3). sementara penyerapan iodium karbon aktif pada temperatur karbonasi 500oc (s1) lebih tinggi dari temperatur karbonasi 600oc (s2) dan 700oc (s3) yaitu 583,878 mg/g. konsentrasi zncl2 (k) berpengaruh tidak nyata terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, dan daya serap iodium karbon aktif ampas kopi. dari hasil penelitian, berdasarkan rendemen dan penyerapan iodium yang tertinggi serta kadar abu yang terendah, maka temperatur karbonasi karbon aktif terbaik yaitu temperatur karbonasi 500oc. kata kunci : ampas kopi, karbon aktif, temperatur karbonasi, konsentrasi zncl2. activated carbon is a substance that can absorb unwanted substances in a product. it is used as an adsorbent to remove color, odor, pollutants in oil and water purification. the research was conducted by comparing the carbonation temperature and concentration of zncl2 activators to discover the best combination in manufacturing activated carbon from coffee residue. the design of this study was a randomized block design factorial design consisting of two (2) factors. the first factor was the temperature of carbonation (s) which consists of three (3) levels: s1 = 500 c, s2 = 600 c, and s3 = 700 c. the second factor was concentration of zncl2 (k) consisting of two (2) levels: k1 = concentration of 20% and k2 = concentration of 30%. activated carbon produced 16,34 to 27,67% yield, 0,81 to 2,15% water content, 4,69 to 8,05% ash content, and 445,255 to 634,65 mg/g absorption of iodine. carbonation temperature (s) showed a very significant effect on the value of the yield and significant effect on the ash content. the yield of activated carbon at 500oc (s1) was higher (26,70%) along with lower ash content (5,44%) rather than the ones of 600oc (s2) and 700 c (s3), while regarding the iodine absirption, the one with 500oc (s1) was higher than 600oc (s2) and 700oc (s3), about 583,878 mg/g. zncl2 concentration (k) did not affect to the yield, moisture content, ash content, and capability of iodine absorption. based on these results, it could be concluded that the best temperature for making activated carbon was 500oc. keywords: coffee residue, activated carbon, carbonation temperature, concentration of

Tulisan yang relevan

PEMANFAATAN AMPAS KOPI PADA SINTESIS TIO2/KARBON AKTIF DAN UJI AKTIFITAS FOTOKATALITIKNPADA DEGRADASI INDIGO KARMIN (Irwan, 2016) ,

PEMANFAATAN AMPAS KOPI PADA SINTESIS TIO /KARBON AKTIF DAN UJI AKTIFITAS FOTOKATALITIK PADA DEGRADASI INDIGO KARMIN (Irwan, 2016) ,

PENGHILANGAN ZAT WARNA TARTRAZIN MENGGUNAKAN FOTOKATALIS KOMPOSIT PENGHILANGAN ZAT WARNA TARTRAZIN MENGGUNAKAN FOTOKATALIS KOMPOSIT KARBON AKTIF/?-FE2O3 YANG DISINTESIS MELALUI METODE MIKROWAVE KARBON AKTIF/?-FE 2 O YANG DISINTESIS MELALUI METODE MIKROWAVE KARBON AKTIF/?-FE 2 O YANG DISINTESIS MELALUI METODE MIKROWAVE 3 3 3 (Fairuza Hysna, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi