ARIEF FATANEN. KARAKTERISTIK FISIKA DAN KIMIA MINYAK SEREH DAPUR YANG DIMURNIKAN DENGAN METODE ADSORPSI. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Arief fatanen. 1005105010074. identifikasi sifat fisik dan kimia minyak sereh dapur yang dimurnikan dengan metode adsorpsi di bawah bimbingan satriana sebagai ketua dan cut erika sebagai anggota. ringkasan sereh dapur (cymbopogon citratus) merupakan tanaman yang dapat diolah untuk menghasilkan minyak atsiri. minyak sereh dapur (lemongrass oil) merupakan salah satu jenis minyak atsiri terpenting yang dihasilkan di indonesia. mutu minyak atsiri dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis tanaman, umur panen, perlakuan bahan sebelum dan setelah penyulingan, jenis peralatan, kondisi proses, kemasan dan teknik penyimpanan. mutu minyak atsiri dapat ditentukan dari sifat fisiko kimia minyak yang menjadi komponen dalam standar mutu minyak atsiri. minyak atisri yang tidak sesuai standar mutu yang telah ditetapkan dapat berindikasi bahwa minyak telah terkontaminasi dengan komponen lain, adanya pemalsuan dan minyak dikatagorikan minyak atsiri bermutu rendah. untuk memperbaiki kualitas

Baca Juga : KARAKTERISTIK FISIKA DAN KIMIA MINYAK SEREH DAPUR YANG DIMURNIKAN DENGAN METODE ADSORPSI (ARIEF FATANEN, 2015) ,

Baca Juga : PENINGKATAN KONSENTRASI SITRALRNMINYAK SEREH DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS)RNMENGGUNAKAN DISTILASI VAKUM (DEWI ERMAYA, 2014) ,

yak atsiri agar mempunyai nilai jual yang lebih tinggi perlu dilakukan proses pemurnian. beberapa metode pemurnian yang dikenal adalah secara kimia ataupun fisika. pada penelitian ini metode pemurnian yang digunakan adalah teknik pemurnian secara kimiawi, yaitu metode adsorpsi. teknik pemurnian adsorpsi dapat menghasilkan minyak yang lebih cerah dan karakteristiknya memenuhi persyaratan standar mutu yang telah ditetapkan. pada proses adsorpsi digunakan dua jenis adsorben untuk dijadikan pembanding yaitu bentonit dan zeolit. rancangan percobaan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap (ral) faktorial yang terdiri atas 2 (dua) faktor. faktor pertama adalah waktu adsorpsi (t) yang terdiri dari 4 taraf yaitu t1= 30 menit, t2 = 60 menit, t3 = 90 menit, dan t4 = 120 menit. faktor kedua adalah konsentrasi adsorben (k) yang terdiri dari 3 taraf yaitu k1 = 1%, k2 = 5% dan k3 = 10%. setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. analisis yang dilakukan pada minyak sereh dapur hasil pemurnian adalah rendemen, sifat fisik, dan komposisi kimia. hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber keragaman yaitu konsentrasi adsorben dan waktu adsorpsi berpengaruh sangat nyata (p?0,01) terhadap rendemen minyak sereh dapur hasil adsorpsi. konsentrasi adsorben berpengaruh nyata (0,05?p?0,01) terhadap nilai indeks bias minyak sereh dapur hasil adsorpsi. minyak hasil pemurnian dengan konsentrasi bentonit 5% dan 10% terjadi peningkatan kejernihan dan kecerahan warna. hal ini disebabkan karena bentonit mempunyai sifat menyerap logam yang terdapat di dalam minyak. minyak sereh dapur yang dihasilkan setelah pemurnian memiliki nilai rendemen (46 84%), nilai indeks bias (1,4820 1,4860), kelarutan dalam etanol (keruh), bobot jenis (0,8732 0,9129), kadar sitral minyak sebelum pemurnian (71,28%), dan kadar sitral minyak sesudah pemurnian dengan menggunakan adsorben bentonit 1% waktu 120 menit (62,64%). penurunan kadar sitral diduga karena adsorben tidak hanya menyerap zat pengotor tetapi juga menyerap komponen aktif dari minyak sereh dapur yaitu sitral akan tetapi adsorben bentonit dapat menyerap komponen yang kurang disukai kehadirannya dalam minyak atsiri seperti mirsen. terjadi penurunan senyawa terpen tak teroksigenasi yaitu mirsen dari 10,22 menjadi 9,53%. hasil perhitungan analisis nilai putaran optik minyak sereh dapur berdasarkan perlakuan terbaik dengan adsorben bentonit konsentrasi 5% dan waktu 60 menit memiliki nilai putaran optik sebesar (-1,2). nilai putaran optik tersebut telah memenuhi kriteria essential oil association of amerika yaitu berkisar antara (-3) sampai dengan (+1) dan kriteria yang direkomendasikan oleh (sni 06-3953-1995) yaitu sebesar (0) - (-6).

Tulisan yang relevan

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA MINYAK SEREH DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS (Vivi Amanda, 2015) ,

KAJIAN PEMBUATAN BUBUK SERAI DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS) DENGAN KOMBINASI SUHU DAN LAMA PENGERINGAN (SYIFAUSH SHADRI, 2018) ,

UJI ANTIBAKTERIAL KOMBINASI MINYAK ATSIRI BUNGA CEMPAKA PUTIH (MAGNOLIA ALBA), KENANGAN (CANANGA ODORATA) DAN MELATI (JASMINUM SAMBAC) SEBAGAI PARFUME (FIRMAN SYAHPUTRA, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi