PERHITUNGAN BIAYA SATUAN LAYANAN RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC)RN(STUDI KASUS: RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK CEMPAKA AZZAHRA, BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERHITUNGAN BIAYA SATUAN LAYANAN RAWAT INAP MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC)RN(STUDI KASUS: RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK CEMPAKA AZZAHRA, BANDA ACEH)


Pengarang

MUHAMMAD IZUL AKBAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Didi Asmadi - 198405132019031006 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1704106010053

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Penerbit

Banda Aceh : Teknik Mesin dan Industri., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.155 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rumah sakit merupakan perusahaan jasa yang berfokus pada pelayanan kesehatan dengan berbagai aktivitas didalamnya. Maka daripada itu perhitungan tarif yang akan ditetapkan harus memiliki ketepatan dan keakuratan, guna mendapatkan profitibilitas untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas, agar dapat bersaing dengan rumah sakit lainnya. Akan tetapi, saat ini masih ada rumah sakit yang melakukan penetapan tarif dengan menggunakan metode komparasi (perbandingan tarif dari rumah sakit lain), salah satunya Rumah Sakit Ibu dan Anak Cempaka Azzahra, Banda Aceh, dimana perhitungan tarif yang dilakukan tidak berdasarkan aktivitas aktual tetapi hanya berdasarkan perbandingan dengan rumah sakit lain, sehingga pihak rumah sakit tidak mengetahui tarif sebenarnya selama proses pelayanan pasien, yang secara tidak langsung akan berpengaruh bagi rumah sakit dalam jangka panjang. Metode Activity Based Costing merupakan metode yang sangat tepat digunakan untuk melakukan perhitungan tarif rawat inap berdasarkan aktivitas. Pada penelitian ini perhitungan metode ABC menggunakan lebih dari satu cost driver yaitu jumlah hari rawat inap dan jumlah luas lantai ruangan, dan kategori aktivitas yaitu unit level activities, batch level activities, dan facility sustaining activities yang berhubungan dengan aktivitas rawat inap RSIA-CA, sehingga dapat memberikan tarif yang lebih akurat dari metode komparasi yang digunakan selama ini. Adapun tarif hasil penelitian menggunakan Metode ABC pada SVIP sebesar Rp 564.492, VIP sebesar Rp 489.209, Kelas 1 sebesar Rp 441.064, Kelas 2 sebesar Rp 448.891, Kelas 3 sebesar Rp 438.024, dan NICU sebesar Rp 381.205. Dari hasil perhitungan didapatkan selisih tarif lebih rendah dari yang ditetapkan oleh pihak RSIA-CA, pada SVIP sebesar 43,55%, VIP sebesar 18,47%, Kelas 1 sebesar 1,99%, Kelas 2 sebesar 25,18%, Kelas 3 sebesar 27,00% dan NICU sebesar 94,71%.


Kata Kunci: Metode Activity Based Costing (ABC), Cost Driver, Tarif Layanan Rawat Inap.

The hospital is a service company that focuses on health services with various activities in it. Therefore, the calculation of the rates to be determined must have accuracy and accuracy, in order to gain profitability to improve services and facilities, so that they can compete with other hospitals. However, at this time there are still hospitals that carry out tariff determination using the comparison method (comparison of rates from other hospitals), one of which is the Cempaka Azzahra Mother and Child Hospital, Banda Aceh, where the calculation of rates is not based on actual activities but only based on comparisons with other hospitals, so that the hospital does not know the actual rates during the patient service process, which will indirectly affect the hospital in the long term. Activity Based Costing method is a very appropriate method used to calculate the rate of hospitalization based on activity. In this study, the ABC method calculation uses more than one cost driver, namely the number of days of hospitalization and the total floor area of the room, and the activity categories are unit level activities, batch level activities, and facility sustaining activities related to RSIA-CA inpatient activities. can provide a more accurate rate than the comparison method used so far. The rate of research results using the ABC method for SVIP is Rp. 564,492, VIP is Rp. 489,209, Class 1 is Rp. 441,064, Class 2 is Rp. 448,891, Class 3 is Rp. 438,024, and NICU is Rp. 381,205. From the calculation results, the difference in rates is lower than that set by RSIA-CA, namely SVIP of 43.55%, VIP of 18.47%, Class 1 of 1.99%, Class 2 of 25.18%, Class 3 by 27.00% and NICU by 94.71%. Keywords: Activity Based Costing (ABC) Method, Cost Driver, Inpatient Service Rates.

Citation



    SERVICES DESK