PRARANCANGAN PABRIK GLISEROL DARI PALM KERNEL OIL DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 20.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRARANCANGAN PABRIK GLISEROL DARI PALM KERNEL OIL DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 20.000 TON/TAHUN


Pengarang

LISA AZILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

T. Mukhriza - 198010032006041003 - Dosen Pembimbing I
Sofyana - 197106261998022001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1704103010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Kimia., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

660

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik gliserol didirikan atas dasar untuk memenuhi kebutuhan gliserol yang dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahan baku pembuatan gliserol berupa palm kernel oil (PKO) di peroleh dari PT. Agro Jaya Perdana Sumatera Utara. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan menggunakan metode continuous fat splitting yang terdiri dari tahap persiapan bahan baku, tahap hidrolisis dan tahap pemurnian gliserol. Proses ini dipilih karena tahap untuk pemurnian gliserol lebih singkat dan tidak memerlukan katalis. Kapasitas produksi pabrik gliserol ini adalah 20.000 ton per tahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 110 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, dengan luas tanah 16.260 m2 atau 1,676 ha. Sumber air untuk pabrik gliserol ini berasal dari sungai Deli dengan total kebutuhan air sebesar 91.667,083 kg/jam, meliputi air sanitasi sebesar 2.980 kg/jam, air proses sebesar 19.139,401 kg/jam dan air make up water (steam dan air pendingin) sebesar 67.335,742 kg/jam, serta kebutuhan listrik pada pabrik gliserol sebesar 8,247 MW diperoleh dari generator diesel.

Hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut:

1. Fixed Capital Investment = Rp. 203.170.518.500
2. Working Capital Investment = Rp. 50.792.629.625
3. Total Capital Investment = Rp. 253.963.148.125
4. Total Production Cost = Rp. 4.887.761.492.920
5. Sale Cost = Rp. 4.935.681.415.615
6. Pay Out Time (POT) = 4,5 years
7. Break-even Point (BEP) = 49,5%
8. Internal Rate Of Return (ROR) = 28%


Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik gliserol ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.

The preparation of the glycerol plant is set up on the basis to meet the class of glycerol which continues to rise year after year. Raw material for glycerol is palm kernel oil (PKO) produced by PT. Agro Jaya Perdana, Sumatera Utara. The whole process of production uses a continuous process using the continuous fat splitting that involves a preparatory stage of raw materials, the hydrolysis stage and the glycerol purification stage, the process is chosen because the step for glycerol purification is shorter and requires no catalyst. The production capacity of the glycerol plant is 20,000 tons per year with 330 working days per year. The planned company form is a Limited Liability Company (PT) using the line and staff organizational structure method. The workforce needs to run the company are 110 people. The location of the plant is planned to be established in the area of Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara with a land area of 16.260 m2 or 1,676 ha. The source of water for this glycerol plant comes from Deli river with a total water requirement of 91.667,083 kg/h, including sanitation water of 2.980 kg/h, process water of 19.139,401kg/h and make up water (steam and cooling water) as much as 67.335,742 kg/h, and the electricity needs of the glycerol plant of 8,247 MW obtained from diesel generators. From economic analysis was obtained: 1. Fixed Capital Investment = Rp. 203.170.518.500 2. Working Capital Investment = Rp. 50.792.629.625 3. Total Capital Investment = Rp. 253.963.148.125 4. Total Production Cost = Rp. 4.887.761.492.920 5. Sale Cost = Rp. 4.935.681.415.615 6. Pay Out Time (POT) = 4,5 years 7. Break-even Point (BEP) = 49,5% 8. Internal Rate Of Return (ROR) = 28% Based on the above technical and economic feasibility studies, it can be concluded that the design of the glycerol factory is feasible to proceed to the construction phase.

Citation



    SERVICES DESK