UJARAN KEBENCIAN DALAM NOVEL TANAH SURGA MERAH KARYA ARAFAT NUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

UJARAN KEBENCIAN DALAM NOVEL TANAH SURGA MERAH KARYA ARAFAT NUR


Pengarang

INDAH HANDAYANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mohd. Harun - 196603051993031003 - Dosen Pembimbing I
Yusri Yusuf - 195808251986021002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1706202010009

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) / PDDIKTI : 88101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah Kuala., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Indah Handayani. 2021. Ujaran Kebencian dalam Novel Tanah Surga Merah Karya Arafat Nur. Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing (1) Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd., Pembimbing (2) Dr. Yusri Yusuf, M.Pd.

Kata Kunci: Ujaran Kebencian, Novel, Teknik Penyajian
Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui bentuk ujaran kebencian yang terdapat dalam novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur; dan (2) mengetahui cara penyajian ujaran kebencian yang terdapat dalam novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah novel karya Arafat Nur yang berjudul Tanah Surga Merah cetakan kedua yang terbit tahun 2019. Data penelitian ini adalah kata-kata, frasa, kalimat, dialog, atau narasi dalam novel yang mengandung ujaran kebencian. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik hermeneutik. Teknik hermeneutik digunakan untuk mengkaji, memahami, dan menghayati simbol-simbol ujaran kebencian yang terdapat dalam novel, lalu mendeskripsikannya secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam bentuk ujaran kebencian, yakni (1) ujaran kebencian dalam bentuk penghinaan; (2) ujaran kebencian dalam bentuk pencemaran nama baik; (3) ujaran kebencian dalam bentuk penistaan; (4) ujaran kebencian dalam bentuk perbuatan tidak menyenangkan, (5) ujaran kebencian dalam bentuk memprovokasi atau menghasut; dan (6) ujaran kebencian dalam bentuk penyebaran berita bohong. Dari keenam bentuk tersebut, ujaran kebencian yang dominan muncul adalah ujaran kebencian dalam bentuk penghinaan. Ujaran kebencian dalam novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur disajikan melalui teknik ekspositori dan teknik dramatik. Penyajian ujaran kebencian melalui teknik ekspositori dilakukan dengan cara memberikan deskripsi, uraian, atau penjelasan secara langsung. Penyajian ujaran kebencian melalui teknik dramatik dilakukan dengan beberapa cara atau teknik, yakni teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik pikiran dan perasaan, teknik reaksi tokoh, teknik reaksi tokoh lain, teknik pelukisan latar, dan teknik pelukisan fisik tokoh. Dari kedua teknik tersebut, teknik yang dominan digunakan pengarang dalam menyajikan ujaran kebencian dalam novel adalah teknik dramatik.

ABSTRACT Indah Handayani. 2021. Hate Speech in Tanah Surga Merah Novel by Arafat Nur. Thesis, Study Program of Indonesian Language Magister, Indonesian Language Education Major, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University. Supervisor (1) Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd., Supervisor (2) Dr. Yusri Yusuf, M.Pd. Key Words: Hate Speech, Novel, Presentation Technique This study aims to (1) find the forms of hate speech contained in Tanah Surga Merah novel by Arafat Nur; and (2) know the way of presentation of the hate speech found in Tanah Surga Merah novel by Arafat Nur. This study uses a qualitative approach. This research includes in the type of descriptive research. The data source for this research is Arafat Nur's novel, which is entitled Tanah Surga Merah, the second printing that is published in 2019. The data for this research are words, phrases, sentences, dialogues, or narrations in novels that contain hate speech. Data collection is done by documentation technique. Data analysis was done by hermeneutic technique. Hermeneutic techniques are used to study, understand, and appreciate the symbols of hate speech contained in the novel. Finally, describe them comprehensively. The results show that there are six forms of hate speech, namely (1) hate speech in the form of insults; (2) hate speech in the form of defamation; (3) hate speech in the form of blasphemy; (4) hate speech in the form of unpleasant actions, (5) hate speech in the form of provoking or inciting; and (6) hate speech in the form of spreading false news. Among the six forms, hate speech in the form of insults appears as the dominant of hate speech. Hate speech in Arafat Nur's novel Tanah Surga Merah is presented through expository and dramatic techniques. The presentation of hate speech through expository techniques is done by providing a direct description, analysis, or explanation. The presentation of hate speech through dramatic techniques is carried out in several ways or techniques, namely conversation techniques, behavior techniques, thoughts and feelings techniques, character reaction techniques, other character reaction techniques, background painting techniques, and physical character painting techniques. Of the two techniques, the dominant technique used by the author in presenting the hate speech in the novel is a dramatic technique.

Citation



    SERVICES DESK