ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN DARI LIMBAH PADAT PADA PABRIK KELAPA SAWIT ACEH MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN DARI LIMBAH PADAT PADA PABRIK KELAPA SAWIT ACEH MENGGUNAKAN LIFE CYCLE ASSESSMENT


Pengarang

Nasrullah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dr. Ir. Asri Gani, M.Eng. - - - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1709200300004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Lingkungan (S2) / PDDIKTI : 95101

Penerbit

Banda Aceh : Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.728 5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan yang signifikan dalam industri kelapa sawit Aceh tidak diikuti dengan pengelolaan lingkungan yang baik sehingga timbul beberapa masalah lingkungan di antaranya peningkatan gas rumah kaca, pengalihan fungsi lahan gambut dan menurunkan keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu alat sistematis yang dapat menilai dampak lingkungan, salah satunya ialah Life Cycle Assessment (LCA). Adapun tahapan dari LCA ialah menentukan tujuan dan ruang lingkup, menentukan Life Cycle Inventory (LCI), di mana semua arus masuk dan arus keluar dihitung dengan kuantitasnya masing-masing yang terkait dengan unit fungsional, kemudian menentukan Life Cycle Impact Assessment (LCIA), di mana dampak lingkungan potensial yang dipilih (sebagai bagian dari tujuan dan ruang lingkup) diukur menggunakan perangkat lunak atau cara evaluasi apa pun, dan terakhir melakukan interpretasi, di mana hasil akhirnya dianalisis, dan dievaluasi kemungkinan skenario yang akan direkomendasikan. Batasan sistem pada penelitian ini ialah gate to gate yang hanya mencakup Pabrik Kelapa Sawit. Penelitian ini dimulai dari Tandan Buah Segar (TBS) yang telah dipanen hingga menghasilkan minyak kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang sawit sangat cocok dijadikan bahan bakar. Kategori dampak resources memberikan hasil yang paling dominan dengan persentase 81% daripada tiga kategori dampak lainnya pada pabrik kelapa sawit. Dampak level midpoint yang paling signifikan berkontribusi dalam penggunaan limbah padat sebagai energi alternatif pembangkit energi listrik di pabrik kelapa sawit adalah respiratory anorganics, terrestrial acidification dan global warming. Penurunan dampak respiratory anorganics dan terrestrial acidification terbaik dicapai berturut- 99% dan 95%, sedangkan dampak global warming tertinggi meningkat hanya 2,36%.

A significant development in Aceh's palm oil industry has not been accompanied by sound environmental management, resulting in several environmental problems, including an increase in greenhouse gases, the conversion of peatlands, and a decrease in biodiversity. Therefore, we need a systematic tool that can assess environmental impacts, one of which is the Life Cycle Assessment (LCA). The stages of the LCA are determining the objectives and scope, determining the Life Cycle Inventory (LCI), where all inflows and outflows are calculated with their respective quantities related to the functional unit, then determining the Life Cycle Impact Assessment (LCIA) at where the selected potential environmental impacts (as part of the objectives and scope) are measured using software or any other means of evaluation, and finally, do an interpretation, where the final results are analyzed, and the possible scenarios to be recommended are evaluated. The limitation of the system in this study is the gate to gate, which only covers the Palm Oil Mill. This research was started from the harvested Fresh Fruit Bunches (FFB) to produce palm oil. The results showed that palm shells are very suitable as fuel. The impact resource category gives the most dominant results with percentage of 81% compared to the other three impact categories in palm oil mills. The midpoint level impacts that most significantly contribute to the use of solid waste as alternative energy for generating electricity in palm oil mills are respiratory inorganics, terrestrial acidification and global warming. The best reduction in the impact of respiratory inorganics and terrestrial acidification was achieved 99% and 95% respectively, while the highest impact of global warming increased only 2,36%.

Citation



    SERVICES DESK