Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   
NUZUAR RAFLI, PERANCANGAN DAN ANALISIS KINERJA JARINGAN MILIMETER WAVE 5G PADA DAERAH URBAN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak- sistem komunikasi seluler yang saat ini sedang berkembang di indonesia sudah mengarah dari generasi keempat (4g) menuju generasi kelima (5g). pengguna seluler yang terus meningkat tiap tahun khususnya di daerah urban membuat kapasitas jaringan tidak cukup, sehingga dibutuhkan peningkatan kapasitas dengan menggunakan teknologi milimeter wave (mmwave) 5g. teknologi mmwave 5g memiliki frekuensi dengan panjang gelombang antara 10–1 milimeter dengan besar bandwith 1 ghz. ukuran bandwith yang lebih lebar dapat menambah kanal sehingga dapat mengatasi permintaan kapasitas dikarenakan pengguna seluler semakin meningkat. oleh karena itu, untuk membantu implementasi jaringan mmwave 5g, penelitian ini merancang jaringan mmwave 5g pada daerah urban dengan menggunakan dua base transceiver station (bts) untuk sel makro. perancangan menggunakan 5 skenario yaitu menggunakan antena mimo berjumlah 8, 16, 32, 64, 128 dan 256. teknik pancaran menggunakan teknik beamforming yang terbagi menjadi analog beamforming (abf) dan digital beamforming (dbf). jarak antara bts sejauh 750 m dan jarak antara mikro site sejauh 200 m sehingga radiusnya mikro site sejauh 100 m. setelah perancangan jaringan dilakukan, maka signal-to-interference ratio (sinr) serta link budget dianalisis untuk mengetahui daya sinyal yang diterima oleh pengguna seluler. selanjutnya, kinerja jaringan berupa konsumsi daya dari rancangan jaringan mmwave 5g dianalisis sehingga dapat ditentukan dan efisiensi energinya. hasil perancangan penelitian ini, nilai parameter link budget dan kinerja jaringan yang baik dihasilkan dengan menggunakan skenario antena 64 elemen dengan teknik analog beamforming. daya terima rata-rata makro site sebesar -70.07 dbm dan rata-rata bit rate sebesar 2.081 gbit/s. semakin banyak antena yang digunakan maka semakin besar daya terima, sinr dan bit rate. konsumsi daya pada skenario antena 64 elemen sebesar 2722 watt dengan efisiensi energi sebesar 6.48 km2·mbps/w. kata kunci: teknologi 5g, milimeter wave, signal-to-interference ratio (sinr), link budget, efisiensi energi


Baca Juga : SQUARE DAN PEDESTRIAN MALL DI BANDA ACEH (faralika, 2013)


Abstract



    SERVICES DESK