Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   
MUHD. RIZKI LAZUARDI ABDALLAH, TINDAK PIDANA PEMAKAIAN NARKOTIKA GOLONGAN I JENIS SABU YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI JANTHO). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak muhd. rizki lazuardi a, 2021 tindak pidana pemakaian narkotika golongan i jenis sabu yang dilakukan oleh anak (suatu penelitian di wilayah hukum pengadilan negeri jantho) fakultas hukum, universitas syiah kuala (vi,58) pp.,tabl.,bibl. mukhlis, s.h., m.hum. menurut pasal 127 ayat (1) huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika menyebutkan, bahwa setiap penyalah guna narkotika golongan i bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. namun, pada kenyataannya masih terdapat anak yang memakai narkotika golongan i jenis sabu. akan tetapi, anak pemakai narkotika bukanlah pelaku kejahatan. oleh karena itu, penjatuhan pidana penjara kepada anak pemakai narkotika bukanlah solusi yang tepat untuk anak karena akan menimbulkan trauma yang berkepanjangan dan berakibat negatif dalam perkembangan kehidupannya. tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor yang menjadi penyebab anak melakukan pemakaian narkotika golongan i jenis sabu dan hambatan dalam penanggulangan tindak pidana pemakaian narkotika golongan i jenis sabu yang dilakukan oleh anak serta upaya-upaya penanggulangan tindak pidana pemakaian narkotika golongan i jenis sabu yang dilakukan oleh anak. data dalam penelitian skripsi ini diperoleh dengan cara mengumpulkan data primer meliputi data penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan dan data sekunder meliputi penelitian kepustakaan dengan membaca dan mengutip peraturan perundang-undangan, buku serta karya ilmiah. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan seorang anak melakukan pemakaian narkotika golongan i jenis sabu di wilayah hukum pengadilan negeri jantho adalah karena faktor individu, yakni rasa ingin senang-senang, serta lemahnya nilai religius (keimanan), faktor keluarga, faktor lingkungan sosial, dan faktor kurangnya pengawasan/ketersediaan. hambatan-hambatan yang terjadi pada penanggulangan tindak pidana pemakaian narkotika oleh anak terdapat pada faktor internal (sarana dan fasilitas yang kurang, terbatasnya personil kepolisian, kurangnya dana operasional) dan faktor eksternal (masyarakat dan modus operandi pelaku yang berkembang). upaya-upaya yang dilakukan dalam penanggulangan pemakaian narkotika golongan i jenis sabu oleh anak yaitu: upaya pre-emtif, upaya preventif (pencegahan), upaya kuratif, rehabilitasi serta upaya represif (penindakan). berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan untuk polres aceh besar agar memberikan wadah kepada anggotanya melaksanakan pelatihan mengenai penanganan narkotika terhadap anak. bagi pemerintah, sebaiknya menambah anggaran untuk penanggulangan tindak pidana pemakaian narkotika oleh anak agar kinerja aparat penegak hukum tidak terhambat dan menambah sarana serta prasarana yang digunakan dalam pemberantasan pemakaian narkotika agar pemberantasan pemakaian narkotika yang dilakukan dapat berjalan efektif.



Abstract



    SERVICES DESK