Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   
ANNISA HANUGRAH RIZKI, KONFIRMASI CRYPTOSPORIDIUM SPP. PADA SAPI ACEH DI UPTD INSEMINASI BUATAN DAN INKUBATOR (IBI) SAREE. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak cryptosporidium spp. merupakan protozoa pencernaan bersifat zoonosis yang menyebabkan diare pada sapi, terutama sapi umur muda yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi (waterborne disease). penelitian ini bertujuan adalah untuk mengonfirmasi cryptosporidium spp. pada sapi aceh dan mendapatkan informasi tentang tingkat prevalensi cryptosporidium spp. pada berbagai kelompok umur. penelitian ini dilaksanakan di laboratorium parasitologi fakultas kedokteran hewan universitas syiah kuala. sampel yang digunakan sebanyak 30 sampel feses sapi aceh dengan pengelompokan umur yaitu 10 sampel dari kelompok umur i (0-6 bulan), 10 sampel dari kelompok umur ii (7-12 bulan) dan 10 sampel dari kelompok umur iii (>12 bulan) yang berasal dari uptd inseminasi buatan dan inkubator (uptd-ibi) saree. sampel diperiksa dengan menggunakan metode modifikasi tahan asam ziehl-neelsen. hasil penelitian menunjukkan dari 30 sampel feses sapi aceh dengan pengelompokan umur yang diperiksa didapatkan 30 ekor positif mengandung ookista cryptosporidium yaitu spesies cryptosporidium parvum (83,3%)dan cryptosporidium andersoni (40%). pada kelompok umur i ditemukan angka prevalensi cryptosporidium parvum 100% sedangkan cryptosporidium andersoni 10%, pada kelompok umur ii ditemukan angka prevalensi cryptosporidium parvum 90% sedangkan cryptosporidium andersoni 40% dan pada kelompok umur iii ditemukan angka prevalensi cryptosporidium parvum 60% sedangkan cryptosporidium andersoni 70%. kata kunci : sapi aceh, cryptosporidium spp., modifikasi tahan asam ziehl-neelsen. abstract cryptosporidium spp. is a zoonotic protozoan living in tractus digestivus that causes diarrhea in cattle, especially newborn calves. this disease is transmitted through contaminated water (waterborne disease). this study aims to confirm cryptosporidium spp. in aceh cattle and to find out about the prevalence rate of cryptosporidium spp. in various age groups. this research was conducted at the parasitology laboratory of the veterinary medicine faculty, syiah kuala university. the samples used were 30 samples of aceh cattle feces with age grouping, namely 10 samples from age group i (0-6 months), 10 samples from age group ii (7-12 months), 10 samples from age group iii (>12 months) from uptd artificial insemination and incubator (uptd- ibi) saree. samples were examined using the modified acid fast ziehl-neelsen method. the results showed that from 30 samples of aceh cattle feces with age grouping in uptd ibi saree obtained 30 positive tail contains oocysts cryptosporidium spp. namely cryptosporidium parvum (83,3%) and crytposporidium andersoni (40%). in age group i, the prevalence rate for cryptosporidium parvum was 100% while cryptosporidium andersoni 10% , in the age group ii the prevalence rate for cryptosporidium parvum was 90% while cryptosporidium andersoni was 40% and in the age group iii the prevalence rate was found cryptosporidium parvum 60% while cryptosporidium andersoni 70%.



Abstract



    SERVICES DESK