Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Mukhlis, GAMBARAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN INSTRUMENTAL ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) DI GAMPONG LAMBARO SUKON KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2011. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,

Seseorang yang sudah menginjak lansia, rentan mengalami bermacam-macam penyakit sehingga aktivitas kehidupan sehari-hari instrumental tidak semuanya dapat dilakukan sendiri, maka dengan rendahnya tingkat kemandirian lansia, maka kesehatan lansia juga akan menurun. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemandirian lansia dalam memenuhi instrumental activity of daily living (adl). desain penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel 27 lansia. pengumpulan data dilakukan pada tanggal 29 september sampai 4 oktober 2011 di gampong lambaro sukon kecamatan darussalam aceh besar. alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner baku dalam bentuk lembar evaluasi kemandirian lansia dalam memenuhi aktivitas kehidupan sehari-hari instrumental (iadl). teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. berdasarkan hasil analisis data yang didapatkan dari 27 responden kemandirian lansia dalam memenuhi aktivitas kehidupan sehari-hari instrumental di gampong lambaro sukon berada pada tingkat kemandirian sedang berjumlah 10 lansia (37,04%), kemandirian dalam mcnggunakan handphone berada pada tingkat tidak mandiri berjumlah 16 lansia (59,26%), dalam kegiatan berbelanja berada pada tingkat mandiri berjumlah 14 lansia (51,85%), dalam kegiatan menyiapkan hidangan berada pada tingkat tidak mandiri berjumlah 9 lansia wanita (52,94%), dalam pekerjaan rumah tangga berada pada tingkat mandiri berjumlah 17 lansia wanita (100%), dalam mencuci pakaian berada pada tingkat mandiri berjumlah 16 lansia wanita (94,12%), dalam mengadakan perjalanan berada pada tingkat tidak mandiri berjumlah 15 lansia (55,56%), dalam menggunakan obat-obatan berada pada tingkat tidak mandiri berjumlah 14 lansia (51,85%) dan dalam kegiatan menanggani keuangan berada pada tingkat mandiri berjumlah i9 lansia (70,37%). kepada perawat dan keluarga agar terus memotivasi lansia agar mempertahankan tingkat kemandirian lansia dalam memenuhi aktivitas kehidupan sehari-hari instrumental (iadl), karena semak in tinggi tingkat kemandirian lansia, sehingga status kesehatan lansia meningkat. kata kunci kemandirian, lansia, instrumental, (iadl).



Abstract



    SERVICES DESK