Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Hera Mika Yulis Mk, PENGARUH SETEK CABANG DAN ROOTONE F RNTERHADAP PERTUMBUHAN RNMAWAR (ROSSA SP ). Banda Aceh Fakultas Pertanian,2007

hera mika yulls mk. "pengaruh bahan setek cabang dan rootone f terhadap perturnbuhan tanaman mawar (rossa sp.)"dibawah bimbingan mardhiah hayati sebagai pernbirnbing utama dan erita hayati sebagai pembimbing anggota. penelitian ini bertujuan untuk mengetabui pengaruh bahan setek cabang dan cara pemberian rootone f yang tepat terhadap pertumbuhan tanaman mawar (rossa_sp.). penelitian ini dilaksanakan di blangcut, kecamatan lueng bata, banda aceh dari tanggal 01 agustus sampai 20 oktober 2006. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) pola faktorial 3x4 dengan 3 ulangan. ada 2 faktor yang diteliti yaitu pengaruh bahan setek cabang dan cara pemberian rootone f. faktor bahan setek cabang terdiri (s) terdiri dari 3 taraf yaitu : pangkal, tengah, dan ujung cabang tanaman mawar dan faktor rootone f (r) terdiri dari 4 taraf yaitu : kontrol, bentuk pasta, tepung dan larutan. peubah-peubah yang diamati pada penelitian ini adalah panjang tunas, jumlah tunas, danjumjah daun majemuk per tanaman umur 20,40,60, dan 80 hari setelah tanam (hst) serta jumlah dan panjang akar pada umur 80 hst. bahan setek cabang berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah tunas tanaman mawar umur 60 hst, jumlah daun majemuk per tanaman, jumlah dan panjang akar umur 80 hst, tetapi berpengaruh tidak uyata terhadap panjang tunas umur 20, 40, 60 dan 80 hst, jumlah tunas umur 20, 40 dan 80 hst, jumlah daun majemuk per tanaman umur 20, 40 dan 60 hst. bahan setek cabang terbaik dijumpai pada ujung cabang. perlakuan rootone f berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun majemuk per tanaman, jumlah dan panjang akar umur 80 h t. perlakuan rootone f berpengaruh nyata terhadap panjang tunas umur 80 hst dan jumlah lunas umur 60 hst, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tunas, jumlah daun majemuk per tanaman umur 20, 40 dan 60 hst, jumlah tunas umur 20,40, dan 80 hst. perlakuan rootone f terbaik dijumpai pada rootone f bentuk tepung. lnteraksi yang sangat nyata terhadap jumlah daun majemuk per tanaman, jumlah dan panjang akar umur 80 hst, interaksi berbeda tidak nyata terhadap panjang tunas dan jumlah tunas tanaman mawar umur 20, 40, 60 dan 80 hst, jumlah daun majemuk per tanaman umur 20, 40 dan 60 hst. interaksi terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan setek ujung cabang dan perlakuan rootone f bentuk tepung.



Abstract



    SERVICES DESK