//

PENGARUH PUPUK ORGANIK GRANUL TERHADAP RNPERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN CABAI RAWIT RN(CAPSICUM FRUSTESCENS L.)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ismayana - Personal Name
SubjectORGANIC FERTILIZERS
CAYENNE PEPPERS-BOTANY
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci: Pupuk Organik, Cabai rawit, Pertumbuhan Vegetatif Telah dilakukan penelitian tentang “Pengaruh Pupuk Organik Granul Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L)”. Di desa Blang Rakal Kabupaten Bener Meriah pada tanggal 20 Desember sampai 5 Februari 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk organik granul terhadap pertumbuhan vegetative tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non factorial dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah (P4) 200 g/tanaman, (P3) 150 g/tanaman, (P2) 100 g/tanaman, (P1) 50 g/tanaman dan (P0) 0 g/tanaman. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan berat kering tanaman cabai rawit pada umur 46 hari setelah tanamn (HST). Data dianalisis dengan uji ANAVA dan uji Beda Nyata Terkecil (BNTo.o5).Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk organik granul berpengaruh nyata terhadap tinggi dan jumlah daun tanaman cabai rawit, kecuali terhadap jumlaha cabang karena ketersediaan hara ataupun unsur-unsur yang diperlukan oleh tanaman cabai rawit untuk meninggkatkan jumlah cabang berbeda-beda dalam menyerap pupuk organik untuk merangsang pertumbuhannya termasuk percabangan. Dosis pemberian pupuk organik granul yang dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tanaman cabai rawit adalah 200 g/tanaman. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik granul di dosis 200 g/tanam telah dapat merangsang pertumbuhan tinggi dan jumlah daun tanaman cabai rawit secara Nyata, hal ini diduga kebutuhan unsure untuk pertumbuhan tanaman cabai rawit secara Nyata telah mencukupi, sebab minonalisasi POG telah mampu mencukupi kebutuhan unsure hara untuk pertumbuhan tanaman cabai rawit.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH LIMBAH AIR KELAPA (COCUS NUCIFERA L.) DAN LERI SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR PADA PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) (Mufdayani, 2017)

PENGARUH DOSIS MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT RN(CAPSICUM FRUTENSCENS PENGARUH DOSIS MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT RN(CAPSICUM FRUTENSCENS L) (fitri wahyuni, 2015)

PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA) TERHADAP PERTUMBUHAN CABAI MERAH(CAPSICUM ANNUM L.) (Hazyuniati, 2016)

PENINGKATAN EFEKTIFITAS PUPUK ANORGANIK DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) (Fadliana, 2017)

PENGARUH MULSA DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DIAMOND INTEREST GROW TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) (MUIZZATI, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy